Pengembangan ini yang di dukung Pemkot Pariaman untuk kehidupan sehari-hari

id berita pariaman,berita sumbar,dukung

Pengembangan ini yang di dukung Pemkot Pariaman untuk kehidupan sehari-hari

Sejumlah model menampilkan busana muslimah yang dirancang dalam dua tahun terakhir pada peragaan fesyen muslim di Pantai Gandoriah, Kota Pariaman, Sumbar, Kamis. (Antarasumbar/Aadiaat M. S. )

Pelaku industri pakaian di Pariaman banyak,
Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) mendukung pelaku ekonomi kreatif (Ekraf) perancang busana muslim di daerah itu untuk terus produktif guna menyambut perkembangan penggunaan pakaian muslim dalam kehidupan sehari-sehari.

"Pelaku industri pakaian di Pariaman banyak, jadi kita dorong untuk membuat pakaian muslim yang bisa dipakai dalam kehidupan sehari-hari," kata Wali Kota Pariaman, Genius Umar saat sambutan pada peragaan fesyen muslim yang dilaksanakan oleh ISI Padang Panjang di Pariaman, Kamis.

Hal tersebut juga dapat mendukung Kota Pariaman sebagai kota wisata yang juga mengusung wisata Islami dan tentunya dapat menarik kunjungan wisatawan di daerah itu.

Menurutnya dengan kegiatan ISI Padang Panjang di Pantai Gandoriah juga dapat memancing masyarakat untuk menggunakan pakaian muslim yang nantinya dapat berdampak peningkatan ekonomi.

"Kami tentu mendukung kegiatan ini karena berkontribusi baik untuk pariwisata Kota Pariaman," katanya.

Hal tersebut karena kegiatan itu juga dapat menjadi salah satu hiburan bagi wisatawan yang berkunjung ke Pantai Gandoriah.

Saat ini Pemkot Pariaman telah membuka seluruh objek wisata di daerah itu dengan menerapkan protokol kesehatan pasca-ditutup selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat untuk menekan penyebaran COVID-19.

Dengan dibukanya objek wisata tersebut maka daerah itu juga sudah mulai bisa melaksanakan pertunjukan kesenian di pentas seni yang berada di Pantai Kata dan Pantai Gandoriah.

Diketahui kegiatan yang dilaksanakan di Pentas Seni Pantai Gandoriah tersebut diikuti oleh siswa yang berasal dari sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan di Sumbar, mahasiswa ISI Padang Panjang, dan perancang busana.

Diharapkan dengan adanya kegiatan itu maka dapat memicu kreatifitas pakaian muslim yang sesuai dengan perkembangan zaman namun tetap mengacu pada aturan.

Selain itu, kegiatan itu juga dimanfaatkan oleh pihak kampus untuk mengasah kemampuan mahasiswanya serta sebagai ajang promosi Program Studi Desain Mode di perguruan tinggi tersebut.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021