Karena ini, keterbukaan informasi publik dijadikan sebagai prioritas, kata Bupati Pessel

id berita pesisir selatan,berita sumbar,informasi

Karena ini, keterbukaan informasi publik dijadikan sebagai prioritas, kata Bupati Pessel

Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar saat membuka acara bimbingan teknis pemeringkatan PPID. (Antarasumbar/HO-Humas Pemkab Pesisir Selatan)

Karena keniscayaan maka perangkat daerah, kecamatan nagari, dan badan publik lainnya harus menjadikan keterbukaan informasi sebagai prioritas,
Painan (ANTARA) - Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, Rusma Yul Anwar menyebut diera kepemimpinannya keterbukaan informasi dijadikan sebagai prioritas karena merupakan keniscayaan yang tidak bisa ditawar.

"Karena keniscayaan maka perangkat daerah, kecamatan nagari, dan badan publik lainnya harus menjadikan keterbukaan informasi sebagai prioritas," kata Rusma saat membuka acara bimbingan teknis pemeringkatan Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID) kabupaten di Painan, Rabu.

Dalam pembukaan tersebut, ia didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Pesisir Selatan, Junaidi, dan juga Wakil ketua KPID Sumatera Barat, Arif Yumardi.

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan pihaknya terus berkomitmen untuk mewujudkan keterbukaan informasi publik seluas-luasnya dengan memanfaatkan semua media informasi.

"Sebagai kabupaten informatif di Sumatera Barat, Pesisir Selatan terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi," ujarnya.

Selain itu, lanjutnya komitmen keterbukaan informasi juga tertuang dalam misi pemerintah kabupaten setempat pada 2021-2020 yakni memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan transparan.

Kepala Bidang Statistik, dan Pelayanan Informasi (SPI) Dinas Komunikasi dan Informasi Pesisir Selatan, Harison Tar menyampaikan peserta bimtek pemeringkatan terdiri dari PPID nagari, kecamatan, dan PPID perangkat daerah.

"Kegiatan inu bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan informasi publik di setiap badan publik," ujarnya.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021