Sebanyak ini, capaian produksi padi di Pasaman Barat hingga Agustus 2021

id berita pasaman barat,berita sumbar,padi

Sebanyak ini, capaian produksi padi di Pasaman Barat hingga Agustus 2021

Sekretaris Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (DTPHP) Pasaman Barat Doddy San Ismail bersama petani di Bunuik Kinali saat turun kesawah untuk melakukan penanam padi. (Antarasumbar/Altas Maulana)

Kita optimis target yang dicanangkan dapat tercapai bahkan surplus beras nantinya karena sektor pertanian sawah menjadi prioritas pemerintah saat ini,
Simpang Empat (ANTARA) - Produksi padi sawah di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat periode Januari-Agustus 2021 mencapai 85 ribu ton atau 66 persen dari target 130 ribu ton selama tahun ini.

"Kita optimis target yang dicanangkan dapat tercapai bahkan surplus beras nantinya karena sektor pertanian sawah menjadi prioritas pemerintah saat ini," kata Sekretaris Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (DTPHP) Pasaman Barat, Doddy San Ismail saat acara turun ke sawah di Bunuik Kinali, Rabu.

Ia mengatakan daerah sentra padi di Pasaman Barat terletak di Kecamatan Talamau, Kinali, Ranah Batahan dan Gunung Tuleh dengan luas lahan mencapai 8.000 hektare. Pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan produksi padi guna mensejahterakan petani.

"Sesuai dengan visi misi bupati dan wakil bupati saat ini kita akan berjuang untuk petani sampai ke kementerian menggaet dana untuk petani jika tidak tertampung pada APBD kabupaten," sebutnya.

Dalam upaya itulah, katanya khusus untuk petani di Nagari Persiapan Bunuik Kinali pihaknya telah menyalurkan berbagai bantuan untuk petani.

Diantara bantuan yang diberikan berupa benih padi biofortifikasi kepada lima kelompok tani dengan luasan 100 hektare dengan jenis benih padi IR- nutrizinc. Pupuk, pestisida IP 400 untuk dua kelompok tani dengan luasan 50 hektare jenis bantuan benih Inpari 13, dan dana pembelian saprodi.

Selanjutnya, Alsintan combine hardvester mini dua unit yang bersumber dari dana APBN TP (03) Disbuntanhort Provinsi Sumbar.

Bantuan benih padi sawah Tahap I dana APBN TP (03) Disbuntanhort Provinsi sebanyak dua kelompok dengan luas 50 hektare.

Selain itu, dalam bidang sarana dan prasarana pihaknya juga membantu RUJT I Poktan luasan 50 hektare dana bantuan TP Provinsi.

Selanjutnya, bantuan alat mesin pertanian satu unit rice transplenter dari Kementerian Pertanian.

Untuk pupuk pihaknya telah menyalurkan pupuk bersubsidi Urea sebanyak 10,3 ton lebih, NPK Ponska sebanyak 10 4 ton lebih, SP 36 sebanyak 3,1 ton lebih, ZA 2,1 ton lebih, petroganik 1,3 ton lebih dengan jumlah kelompok tani yang menerima pupuk subsidi sebanyak 159.

Selanjutnya juga kegiatan IPDMIP dana hibah dari ADB melalui Kementerian Pertanian jenis bantuan sekolah lapangan 12 kali pertemuan dan satu unit labor lapangan.

"Dengan berbagai bantuan yang diberikan itu, kita optimis target itu tercapai, sehingga kebutuhan beras daerah terpenuhi," ujarnya.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bunuik Kinali, Syamsuri menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Pasaman Barat dan anggota DPRD setempat Dedi Lesmana atas perhatian dan bantuannya kepada petani Bunuik Kinali.

Ia menyebutkan saat ini ada 300 hektare lahan pada Gapoktan Albasiko Bunuik Kinali dengan jumlah petani sebanyak 600 orang, yang akan ditanam dengan variates infari 13.

Ia berharap kepada anggota DPRD Pasaman, Baray Dedi Lesmana dan pemerintah untuk membangunkan jalan usaha tani menuju areal pertanian Albasiko I dan kebutuhan petani lainnya, baik melalui APBD maupun pokok pikiran DPRD.

Anggota DPRD Pasaman Barat, Dedi Lesmana memberikan apresiasi kepada petani Bunuik Kinali atas upaya menjaga ketahanan pangan yang ada.

Ia merasa berkewajiban untuk mengusulkan jalan usaha tani tersebut. Ia berjanji akan berjuang dan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memenuhi itu semua.

"Kalau tidak bisa dengan anggaran APBD kita akan coba melalui APBN," tegasnya.***1***

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021