Dorong pengelolaan arsip terpadu, Pemkot Payakumbuh dan ANRI sosialisasikan aplikasi Srikandi

id anri,payakumbuh,tertib arsip

Dorong pengelolaan arsip terpadu, Pemkot Payakumbuh dan ANRI sosialisasikan aplikasi Srikandi

Asisten I Pemkot Payakumbuh Dafrul Pasi. (Antara/HO-Pemkot Payakumbuh)

​​​​​​​Payakumbuh (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Payakumbuh, Sumatera Barat bersama Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) sosialisasikan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) kepada pengelola kearsipan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah.

Asisten I Pemkot Payakumbuh Dafrul Pasi di Payakumbuh, Rabu, mengatakan kegiatan sosialisasi ini ditargetkan dapat meningkatkan kesadaran setiap OPD dalam tertib arsip.

"Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, kemarin sudah dimulai dan dibuka secara resmi semoga pemanfaatan aplikasi Srikandi ini kesadaran tertib arsip bagi aparatur pemerintah lebih meningkat lagi," kata dia.

Ia mengatakan di era digitalisasi ini arsip mulai mengalami transformasi dari arsip konvensional menjadi arsip elektronik.

Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) itu mengungkapkan bahwa fungsi dari arsip ini sangat banyak seperti sebagai alat bukti yang sah, sebagai bukti pertanggungjawaban serta menjamin keselamatan aset nasional.

"Maka dari itu kami ucapkan terimakasih kepada ANRI yang telah memberikan ilmu. Dan kepada peserta ikutilah kegiatan ini dengan serius semoga pengelolaan arsip semakin baik," ujarnya.

Direktur Kearsipan Daerah 2 Amieka Hasraf mengatakan di tahun 2023 mendatang diharapkan semua sistem dari pemerintah dan pemerintah daerah sudah terkoneksi.

"Makanya sekarang kita berikan pendampingan kepada pengelola arsip di masing-masing dinas untuk menggunakan aplikasi Srikandi ini," katanya.

Ia mengatakan saat ini baru Kabupaten Kendal Provinsi Jawa Tengah yang sudah mengimplementasikan aplikasi Srikandi ini dan datanya sudah terkoneksi ke pemerintah pusat.

"Semoga setelah bimtek ini Kota Payakumbuh bisa segera menyusul Kabupaten Kendal dalam pengelolaan arsip ini," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh Prima Yanuarita mengatakan dengan adanya bimtek ini diharapkan pengelola arsip di OPD memahami dan siap untuk mengimplementasikan Srikandi.

Aplikasi Srikandi ini merupakan amanat dari Peraturan Presiden No. 95 th 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

"Mudah mudahan segera berjalan, dan Kota Payakumbuh dapat melaksanakannya secara langsung. Semoga Payakumbuh menjadi kabupaten/kota kedua di Indonesia dalam pelaksanaannya, dan dapat mewujudkan efisiensi penyelenggaraan administrasi pemerintahan dan pengelolaan kearsipan terpadu dan diharapkan kesadaran tertib arsip bagi aparatur pemerintah lebih baik," katanya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2021