Nelayan Air Bangis terima bantuan ini, yang disalurkan Pemkab Pasaman Barat

id berita pasaman barat,berita sumbar,bantuan

Nelayan Air Bangis terima bantuan ini, yang disalurkan Pemkab Pasaman Barat

Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi menyerahkan sejumlah bantuan alat tangkap kepada nelayan di Air Bangis sebagai upaya peningkatan produktkfitas nelayan di daerah itu, Selasa. (Antarasumbar/Altas Maulana)

Bantuan yang kita salurkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp1,5 miliar lebih berbentuk peralatan alat tangkap,
Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, Sumatera Barat menyalurkan bantuan alat tangkap kepada nelayan Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas sebagai upaya meningkatkan produktifitas nelayan di daerah itu, Selasa.

"Bantuan yang kita salurkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp1,5 miliar lebih berbentuk peralatan alat tangkap," kata Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi.

Ia mengatakan jenis bantuan yang diberikan yaitu GPS Garmin 585 Plus untuk Kelompok Serba Usaha (KSU) Sungai Beremas Jaya sebanyak 25 orang dan 25 unit, untuk KUB Hidup Bersama sebanyak 16 unit untuk 16 orang.

Kemudian Gill Net Monofilamen 2 Inchi untuk KUB Tumpuan Hidup untuk 12 orang sebanyak 300 buah.

Jaring udang double net untuk KUB Kurnia dengan 15 orang sebanyak 150 buah. Kapal tiga GT yang diterima oleh KSU Anugrah Bahari Semesta satu unit dan untuk KSU Tuah Ombak Badabuah satu unit.

Menurutnya dengan adanya bantuan alat tangkap ikan tersebut bisa meningkatkan produktifitas untuk menambah penghasilan nelayan di wilayah tersebut. Jangan sampai alat tangkap ikan tersebut dijual kepada pihak lain.

"Jaga pemberian ini dengan baik. Manfaat untuk kepentingan menangkap ikan. Supaya ekonomi nelayan meningkatkan. Memang selama ini kita lihat di Air Bangis ini ekonomi nelayan sudah membaik," ujarnya.

Selain itu, kepada Dinas Perikanan Pasaman Barat untuk membuat inovasi bersama nelayan. Sehingga kehidupan nelayan ke depan juga meningkatkan. Produksi ikan di laut musti dijaga oleh semua pihak.

"Menjaga laut bukan saja tugas dari Pol Air atau polisi. Itu tugas kita semua, supaya ikan kita di laut tidak dicuri oleh orang lain. Jangan sampai pula nelayan dari Medan, yang mencari ikan ke Pasaman Barat. Kita amankan laut kita demi nelayan kita ke depan," katanya.

Ia menyebutkan sebagai pemerintah jelas tugasnya untuk membuat aman masyarakat, termasuk nelayan dalam menangkap ikan.

Untuk itu, pihak akan bekerja dengan kepolisian laut untuk menjaga laut dari ancaman pencurian ikan. "Kalau bisa setiap hari itu dilakukan patroli, sehingga ketahuan siapa saja yang datang ke laut kita," katanya.

Sementara Kepala Dinas Perikanan Pasaman Barat, Arial Effendi mengatakan nelayan yang belum memiliki kelompok agar masuk ke kelompok yang sudah ada. Karena bantuan untuk nelayan berdasarkan kelompok yang sudah di data.

"Selain itu, dimohon kepada nelayan agar mengurus dokumen kapalnya di KSOP Teluk Bayur. Karena dokumen kapal ini penting artinya bagi nelayan. ***3***

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021