Hendak mengganja, dua pelaku warga Pasaman ini ditangkap polisi di Agam

id berita agam,berita sumbar,ganja

Hendak mengganja, dua pelaku warga Pasaman ini ditangkap polisi di Agam

Kedua tersangka beserta barang bukti di Mapolres Agam, Senin (13/9). (Antarasumbar/Dok Polres Agam)

Anggota berhasil mengamankan satu paket daun ganja seberat 2,2 gram,
Lubuk Basung (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Agam, Sumatera Barat menangkap dua warga Pasaman yang akan menghisap ganja di Lapangan Bola Padang Koto Gadang, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Minggu (12/9) sekitar pukul 04.00 WIB.

Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan didampingi Kabag Humas Polres Agam, AKP Nurdin dan Kasat Reskrim Polres Agam, Iptu Awal Rama di Lubukbasung, Senin, mengatakan dua tersangka dengan inisial JNS (19) dan RS (18) keduanya warga Padang Palak, Jorong Pasar Ladang Panjang, Nagari Ladang Panjang, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman.

"Anggota berhasil mengamankan satu paket daun ganja seberat 2,2 gram, satu buah batang rokok berisikan tembakau dan narkotika golongan satu jenis ganja," katanya.

Ia mengatakan, penangkapan tersangka itu berawal dari laporan masyarakat setempat bahwa telah mengamankan dua tersangka terkait penyalahgunaan narkotika pada pukul 03.10 WIB.

Mendapat informasi itu, tambahnya Tim Opsnal Polres Agam langsung ke lokasi. Sampai di tempat kejadian, anggota bertemu dengan saksi-saksi dan pelaku.

Kemudian Tim Opsnal bertanya kepada pelaku siapa nama dan sedang mengapa di daerah itu.

"Kedua tersangka menjawab bakal mengkosumsi ganja secara bersama-sama," katanya.

Ia menambahkan, saat itu anggota melihat satu paket ganja dibungkus plastik warna bening.

Setelah itu menemukan satu batang rokok berisikan tembakau dan ganja berada dihadapan tempat kedua tersangka berdiri.

Kedua tersangka mengakui barang bukti itu merupakan ganja milik tersangka dengan inisial WD yang berhasil melarikan diri.

"WD melarikan diri saat penangkapan dan dua tersangka beserta barang bukti kita amankan ke Mapolres Agam," katanya.

Kedua teraangka diancam Pasal 111 Undang-undang Narkotika dengan pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun. ***2***

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021