
Target Nadiatul Khairiah, setelah dirinya menjabat camat perempuan pertama di Bukittinggi

Alhamdulillah dengan kepercayaan yang diberikan,
Bukittinggi (ANTARA) - Wali Kota Bukittinggi Erman Safar telah melakukan rotasi dan mutasi jabatan di pemerintahan saat ini, dalam keputusannya ia juga melantik perempuan pertama yang dipercaya menjadi seorang camat di daerah itu.
Nadiatul Khairiah, tercatat menjadi seorang kepala pemerintahan kecamatan pertama yang diamanahi menjadi pimpinan, ia dipercaya menjadi Camat Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB) Kota Bukittinggi.
"Alhamdulillah dengan kepercayaan yang diberikan, tantangannya tentulah meyakinkan masyarakat bahwa kesetaraan gender itu adalah penting, bukan berarti perempuan tidak boleh atau laki-laki tidak pantas menjadi seorang pemimpin," kata Nadiatul Khairiah di Bukittinggi, Rabu.
Ia mengatakan, yang terpenting dalam menjadi pemimpin khususnya seorang camat adalah mampu memaksimalkan pelayanan dan pemberdayaan kepada masyarakat setempat.
"Insya Allah bisa dilaksanakan ditambah dengan faktor daerah ABTB yang mayoritas homogen atau berpenduduk warga asli, semoga kami bisa melakukan yang terbaik," kata dia.
Menurutnya, visi dan misi seorang camat secara umum tentulah disesuaikan dengan target pemerintahan yang baik yang berpedoman kepada perintah pimpinan.
"Dan sebagai target atau visi misi pribadi, kita tentunya akan mengejar prestasi semisal Camat Berprestasi Terbaik Provinsi dan bahkan tingkat Nasional," kata dia.
Nadia mengatakan, sebagai seorang perempuan ia berharap sisi melankolis dan upaya dengan menyentuh perasaan masyarakat dapat membantunya dalam setiap penyelenggaraan pemerintahan nantinya.
"Tentunya, seorang perempuan lebih memakai hati dan perasaannya dalam berkegiatan, kita harap hal ini membantu nantinya khususnya dalam pemberdayaan masyarakat di bidang sosial agar target warga yang benar-benar harus dibantu dapat terselenggara secara maksimal," kata dia.
Nadiatul Khaira juga telah memulai kegiatannya di pemerintahan kecamatan ABTB diantaranya dengan menemui aparat kantor kelurahan di daerahnya dan menggelar rapat menyatukan komitmen seluruh perangkat kecamatan.
Nadia sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Perencanaan Kecamatan ABTB sejak Maret 2012, kemudian dipercaya menjadi Lurah Sapiran pada November 2016.
Ia dilantik dalam 180 ASN yang dimutasi oleh Wali Kota (Wako) setempat pada Jumat (27/08) lalu yang diharapkan mampu menjembatani pelayanan masyarakat sesuai visi misi "Bukittinggi Hebat".
Pengangkatan camat dari kalangan wanita merupakan salah satu realisasi komitmen Wako Erman dalam menjamin kesetaraan dan keadilan gender di Bukittinggi.
"Kita berkomitmen adanya kesetaraan gender termasuk dalam penyelenggara pemerintah daerah, dan insya Allah ini merupakan hal yang pertama kali di Bukittinggi, kita melantik camat dari kaum perempuan" kata Wali Kota.
Pewarta: Al Fatah
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
