Kegiatan-kegiatan ini dilakukan anggota DPR RI Rezka Oktoberia saat jalani reses di Bukittinggi

id berita bukittinggi,berita sumbar,reses

Kegiatan-kegiatan ini dilakukan anggota DPR RI Rezka Oktoberia saat jalani reses di Bukittinggi

Rezka Octoberia dalam kegiatan resesnya di Bukittinggi. (Antarasumbar/Al Fatah)

Banyak hal yang menjadi perhatian saya,
Bukittinggi, (ANTARA) - Memasuki masa reses persidangan V tahun 2021, dimanfaatkan secara optimal oleh anggota DPR RI, Rezka Oktoberia dengan menyerap aspirasi warga di Bukittinggi dan melakukan pembagian sembako bagi warga terdampak PPKM Mikro dan penyerahan sertifikat tanah.

Rezka yang duduk di Komisi II DPR RI mendatangi kantor KPU Kota Bukittinggi dan berdialog dengan komisioner KPU beserta staf sekretariat dengan bahasan seperti isu strategis pasca Pilkada 2020, evaluasi pelaksanaan pemilihan ditengah pandemi, serta kesiapan penyelenggara untuk menyongsong Pemilu 2024.

“Kepada KPU dan jajaran saya mendorong adanya pemetaan untuk segala kemungkinan berkaca pada hasil evaluasi Pilkada 2020, bagaimana jika pandemi belum selesai saat pemilu berikutnya kembali digelar, saya ingin mendengar ini langsung dari penyelenggara di tingkat kabupaten dan kota agar nanti bisa dibahas di dalam rapat Komisi II,” kata Rezka di Bukittinggi, Rabu.

Rezka juga berpesan agar KPU melahirkan langkah inovatif dalam peningkatan partisipasi pemilih. Ia juga menyorot persiapan di lapangan untuk seluruh tenaga Ad Hoc, baik itu dari petugas KPPS, PPS maupun PPK.

“Banyak hal yang menjadi perhatian saya. Bagaimana agar kesehatan dan keselamatan penyelenggara Ad Hoc tetap diutamakan. Walau dengan kondisi pandemi ini, semua tahapan tentunya tetap harus jalan,” kata Rezka.

Usai bersilaturahmi dengan KPU Kota Bukittinggi dengan penerapan protokol kesehatan ketat, Rezka Oktoberia lalu mendatangi Kantor ATR/BPN Kota Bukittinggi di Belakang Balok.

Politisi Partai Demokrat itu menyerahkan secara simbolis menyerahkan sertifikat tanah seluas 7.000 hektare lebih kepada Komandan Kodim 0304/Agam. Aset milik TNI yang disertifikasi itu terdiri asrama, rumah sakit, dan beberapa gedung.

“Setiap tahun kami melakukan sertifikasi aset sebagai Barang Milik Negara (BMN). Tahun ini aset TNI kami sertifikatkan. Selain sertifikat yang sudah terbit itu, masih ada lagi beberapa aset TNI yang belum disertifikasi seperti di Panorama Baru, dan Cimpago Guguak Bulek,” ujar Kepala ATR/BPN Bukittinggi, Zarlisman.

Dari sejumlah konstituen yang ia temui, Rezka juga mendengar keluhan dari masyarakat soal banyaknya sengketa tanah, termasuk penyerobotan lahan, dan proses ganti rugi yang tidak sesuai prosedur.

“Masih banyak pengaduan warga soal penyerobotan lahan termasuk permintaan pembangunan jalan TOL Sumbar-Riau agar dialihkan dari lahan produktif, saya minta ke BPN agar ada ganti untung, bukan ganti rugi agar seluruh proses dituntaskan, jangan setengah-setengah, masyarakat tolong dimudahkan, jangan dipersulit,” tutup Rezka.

Sementara Komandan Kodim 0304/Agam, Letkol Arh Yosif Brozti Dadi mengapresiasi penyerahan sertifikat tanah yang dipelopori oleh Rezka Oktoberia. Bagi TNI, kata Yosif terbitnya sertifikat tersebut merupakan penantian panjang hingga hampir satu setengah abad.

“Di dalam sertifikat ini, ada tanah dan bangunan asrama yang di Belakang Balok, luasnya sekitar 7.000 meter persegi lebih. Sudah satu setengah abad baru sekarang keluar sertifikatnya,” kata Dandim.

Komisioner KPU Kota Bukittinggi, Beny Aziz menjabarkan, pihaknya telah memaksimalkan sosialisasi dan harmonisasi dengan segenap stakehokder di Kota Bukitinggi. Temasuk menggencarkan pendidikan pemilih kepada pemilih pemula atau kelompok milenial.

“Saat Pemilu 2019, partisipasi masyarakat di Kota Bukittinggi melebihi angka partisipasi nasional, yaitu 77,9 persen dari target nasional 77,5 persen. Kami optimis, pemilu serentak 2024 nantinya juga akan berjalan sesuai harapan bersama,” kata dia.
Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021