Masyarakat kesulitan pasang pipa air program MBR, Legislator minta Pemkot Solok berikan solusi

id berita solok,berita sumbar,air

Masyarakat kesulitan pasang pipa air program MBR, Legislator minta Pemkot Solok berikan solusi

Juru Bicara Fraksi Solok Adil Makmur DPRD Solok, Andi Eka Putra. (Antarasumbar/HO-Humas DPRD kota Solok)

Lalu bagaimana dengan rumah warga yang jarak rumahnya lebih 17 meter dari pipa induk,
Solok (ANTARA) - Legislator Kota Solok, Sumatera Barat meminta Pemkot Solok memberikan solusi terkait keluhan masyarakat yang kesulitan dalam pemasangan pipa air program Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MPR) dari Dinas Perkim.

"Terkait adanya program MPR dari Dinas Perkim Kota Solok, yakni bantuan terhadap pemasangan pipa air ke rumah warga, kami melihat masih ada warga yang terkendala mendapatkan program tersebut," kata Juru Bicara Fraksi Solok Adil Makmur DPRD Solok, Andi Eka Putra di Solok, Rabu.

Hal itu disampaikan saat penyampaian pandangan umum fraksi Solok Adil Makmur DPRD Kota Solok terhadap nota penjelasan Ranperda RPJMD Kota Solok tahun 2021/2026.

Menurut dia hal itu dikarenakan bantuan yang diberikan hanya sepanjang 17 meter sementara jarak rumah sejumlah warga lebih dari 17 meter.

"Lalu bagaimana dengan rumah warga yang jarak rumahnya lebih 17 meter dari pipa induk," ujar dia.

Ia juga mengatakan berdasarkan aspirasi yang diterima bahkan ada warga yang sangat membutuhkan air tersebut dan mereka tidak keberatan jika harus menambah panjang pipa tersebut dengan biaya sendiri.

"Hal itu sudah mereka sampaikan ke instansi terkait, namun instansi terkait tidak membolehkan adanya penambahan pipa karena ketentuan yang diberikan hanya 17 meter," ujar dia.

Untuk itu, sebagai wakil rakyat ia meminta kepada Pemkot Solok memberikan tanggapan dan solusi atas keluhan masyarakat tersebut.

Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra mengatakan terkait pencapaian program air PDAM sudah jauh dari maksimal jika dibandingkan dengan sebelumnya di Kota Solok.

"Ada satu atau dua rumah masyarakat yang memang jauh dari akses jalur yang dilewati, maka tentu masih ada kendala yang dihadapi di lapangan," ujar dia.

Ia mengatakan pada 2021 pemerintah Kota Solok juga sudah memfasilitasi masyarakat yang tidak terakses air dengan jaringan yang sudah dianggarkan dan sudah berjalan hingga saat ini.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021