Kasus narkoba di Pasaman Barat hingga Juli 2021 menurun

id polres pasaman barat,bahaya narkoba,kasus narkoba

Kasus narkoba di Pasaman Barat hingga Juli 2021 menurun

Jajaran Satuan Reskrim Narkoba Polres Pasaman Barat saat menangkap tersangka pengedar narkoba. Kasus narkoba hingga Juli 2021 menurun dibandingkan periode yang sama pada 2020.

Simpang Empat (ANTARA) - Jumlah kasus narkoba di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat hingga Juli 2021 sebanyak 28 kasus menurun dibandingkan periode yang sama pada 2020 sebanyak 36 kasus.

Menurut Kepala Satuan Reskrim Narkoba Polres Pasaman Barat, Iptu Eri Yanto di Simpang Empat, Rabu mengatakan penurunan tersebut disebabkan karena gencarnya penegakan hukum serta razia yang rutin dilakukan.

"Selama tujuh bulan ini jumlah tersangka diamankan 32 orang dan pada 2020 di periode sama sebanyak 47 orang tersangka diamankan," katanya.

Untuk barang bukti narkoba jenis ganja sampai Juli 2021 hingga saat ini berhasil disita 5,6 kilogram atau 5.605,63 gram, tanaman ganja sebanyak 28 batang dan sabu 157,90 gram.

Kemudian pada Januari-Juli 2020 jumlah barang bukti diamankan 7 kilogram lebih atau 7.057,44 gram da sabu sebanyak 100, 52 gram.

Ia menyebutkan dari tersangka yang diamankan, mereka mengaku memperoleh narkoba dari Sumatera Utara.

Pihaknya akan terus melakukan patroli untuk memberantas narkoba di Pasaman Barat terutama daerah perbatasan di Ranah Batahan dengan Sumatera Utara.

Selain itu sosialisasi tentang bahaya narkoba juga terus dilakukan terutama di kalangan muda dan pelajar yang ada di daerah itu.

Kemudian peran serta semua elemen terutama orang tua sangat berperan dalam mendidik anak dan melihat lingkungan pergaulan mereka.

"Berikan pendidikan agama kepada anak sejak dini dan sampaikan bahaya menggunakan narkoba. Selain itu awasi pergaulan anak sehari-hari," katanya.

Pasaman Barat saat ini, katanya dijadikan daerah sasaran peredaran narkoba, bukan lagi menjadi daerah lintasan karena banyaknya kasus yang terungkap.*
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2021