Warga Kota Solok terinfeksi positif COVID-19 bertambah 16 orang

id Berita solok, berita sumbar, pemkot solok

Warga Kota Solok terinfeksi positif COVID-19 bertambah 16 orang

Rapat evaluasi pengetatan PPKM Mikro (Antara/HO-Prokomp solok) 

Solok (ANTARA) - Pemerintah Kota Solok mencatat 16 warga setempat dinyatakan positif Corona Virus Disease (COVID-19) dan hingga hari ini total warga terinfeksi virus itu mencapai 1.498 orang.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokomp) Kota Solok Nurzal Gustim di Solok, Sabtu mengatakan penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 hari ini sebanyak 16 orang dari pemeriksaan sampel yang dikirim oleh Posko COVID-19 Banda Panduang ke laboratorium Fakultas Kedokteran Unand.

Berdasarkan penambahan kasus tersebut, ia menyebutkan sampai saat ini komposisi perkembangan kasus COVID-19 di Kota Solok, yakni 1.498 orang yang terdiri atas sembuh bertambah menjadi 1.253 orang, isolasi di RST sepuluh orang, isolasi di RSUD M Natsir 11 orang, isolasi di RS UNAND satu orang, isolasi mandiri 191 orang, dan meninggal 32 orang.

"Setelah dilakukan penelusuran (tracing) oleh tim surveilans, 13 pasien positif COVID-19 tengah menjalani isolasi mandiri, dua orang lainnya dirawat di rumah sakit, dan satu orang meninggal dunia," kata dia.

Nurzal mengatakan berdasarkan penambahan kasus positif COVID-19 yang terus meningkat di kota itu tentunya perlu menjadi perhatian serius semua pihak serta kesadaran bersama agar selalu mematuhi protokol kesehatan.

Ia mengimbau seluruh elemen dan lapisan masyarakat agar dapat mematuhi dan melaksanakan dengan penuh kesadaran serta tanggung jawab terkait pengetatan PPKM Mikro tersebut.

"Hal itu bertujuan untuk mencegah semakin parahnya penyebaran COVID-19 di Kota Solok, Kota Beras Serambi Madinah yang kita cintai ini," kata dia.

Nurzal juga mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, makan makanan bergizi, istirahat yang cukup serta mengikuti anjuran pemerintah dalam menjalani protokol kesehatan.

Pewarta :
Editor: Mario Sofia Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar