Langgar prokes, warnet dan tempat bermain playstation di Bukittinggi disegel

id polresta bukittinggi,langgar prokes

Langgar prokes, warnet dan tempat bermain playstation di Bukittinggi disegel

Tempat usaha berupa warnet dan playsation ini ditutup pihak keamanan karena melanggar prokes. (Antara/HO-Humas Polres Bukittinggi)

Bukittinggi (ANTARA) - Aparat keamanan di Kota Bukittinggi menyegel sebuah tempat usaha berupa warnet dan bermain playstation karena terbukti melanggar peraturan daerah tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

"Penyegelan dilakukan oleh tim operasional yustisi karena ditemukan pelanggaran protokol kesehatan," kata Kasat Reskrim Polres Bukittinggi, AKP Allan Budi Kusumah di Bukittinggi, Selasa.

Menurutnya warnet ini tidak menerapkan prokes sesuai Perda nomor enam Provinsi Sumatera Barat tahun 2020 kepada pengunjungnya yang didominasi remaja.

"Pelanggaran prokes seperti tidak menjaga jarak, tidak memakai masker dan tidak adanya pembatasan keramaian terbukti di tempat ini,"kata dia.

Penyelidikan dan pemeriksaan telah dilakukan ke beberapa warnet yang ada di Bukittinggi sejak Sabtu (12/06).

Tim Operasi Yustisi yang terdiri dari Satpol PP, TNI dan Polres Bukittinggi akhirnya melakukan penyegelan kepada warnet yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan itu.

"Warnet ini ditutup sementara dan kita harapkan kerjasama masyarakat serta pelaku usaha untuk selalu mematuhi prokes demi keselamatan bersama," kata dia.

Tim operasional yustisi Kota Bukittinggi aktif melakukan razia dan penertiban penerapan prokes di daerah ini.

Kegiatan dilakukan di seluruh Pasar dan pusat keramaian, serta belasan tempat usaha sudah pernah dilakukan penyegelan karena terbukti melanggar prokes.

Pemilik usaha tersebut dipanggil dan diminta untuk membuat surat perjanjian tidak mengulangi kesalahannya serta berjanji akan mematuhi prokes pada operasional usaha mereka masing-masing.

Kota Bukittinggi berada pada zona oranye dengan tambahan positif COVID-19 sebanyak 48 orang sesuai data terakhir Satgas pada Senin dengan total terkonfirmasi 2065 orang.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar