Polres Bukittinggi tertibkan aksi premanisme berkedok parkir liar

id berita bukittinggi, berita sumbar

Polres Bukittinggi tertibkan aksi premanisme berkedok parkir liar

Polres Bukittinggi melakukan respon cepat upaya pemberantasan premanisme di Bukittinggi (Antara/HO-Humas Polres)

Bukittinggi (ANTARA) - Satuan Reskrim Polres Bukitttinggi melakukan penertiban aksi premanisme berkedok parkir liar di Kota Bukittinggi pada Jumat (11/06) malam.

"Kita amankan tiga orang tukang parkir liar yang diduga melakukan aksi premanisme dari tiga lokasi berbeda di Kota Bukittinggi," kata Kaur Bin Operasional Satreskrim Polres Bukittinggi, Ipda Herwin, Sabtu.

Kegiatan penertiban menurutnya dilakukan sejak pukul 21.00 WIB di beberapa titik keramaian warga Bukittinggi pada malam hari.

"Lokasi parkir liar yang kita tertibkan dan kita amankan tukang parkirnya yakni di jalan Ahmad Yani Kampung Cina depan Cafe CK Center dengan tukang parkir berinisial DR (19) , kemudian di depan Bank Nagari pasar atas tukang parkir berinisial MR (16), dan di Jalan Syafei Stasiun tukang parkir berinisial IS (15)," kata dia.

Ketiganya kemudian dibawa ke Mako Polres Bukittinggi untuk pemeriksaan dan dilakukan pendataan.

"Penertiban aksi premanisme ini sesuai petunjuk dan arahan dari Kapolres Bukittinggi dalam rangka memelihara kamtibmas di Kota Bukittinggi," kata dia.

Ketiga pemuda ini tidak diberikan hukuman namun diberikan peringatan untuk tidak mengulangi perbuatannya dalam hal pemungutan liar serta membuat surat pernyataan.

Premanisme saat ini menjadi perhatian khusus dari Presiden Jokowi dan Kapolri untuk dilakukan operasi pemberantasannya.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Kepolisian Republik Indonesia (Polri) Irjen Pol Argo Yuwono memastikan polisi akan menindak preman-preman di seluruh daerah Indonesia dengan melakukan operasi premanisme.

"Selain di Jakarta, operasi premanisme juga akan dilakukan di seluruh daerah di Indonesia. Suratnya ke Kapolda-Kapolda segera dikirim," kata dia menegaskan.

Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar