Mantan anggota Satpol PP ini, ditangkap polisi setelah mencuri di 12 tempat di wilayah hukum Agam

id berita agam,berita sumbar,curi

Mantan anggota Satpol PP ini, ditangkap polisi setelah mencuri di 12 tempat di wilayah hukum Agam

Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan sedang memberikan keterangkan pengungkapan kasus pencurian, Jumat (11/6). (Antarasumbar/Yusrizal)

Saat ini warga Pariaman Tangah, Kota Pariaman ini telah diamankan di Mapolres Agam beserta barang bukti,
Lubuk Basung (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Agam, Sumatera Barat berhasil menangkap EP (30) mantan anggota Satpol PP Kabupaten Padang Pariaman setelah mencuri barang di dalam jok sepeda motor sedang parkir di halaman Mini Market Mayang Taurai Jalan Sukarno Hatta, Kecamatan Lubukbasung, Selasa (8/6) sekitar pukul 19.20 WIB.

Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan didampingi Kasat Reskrim Polres Agam, AKP Fahrel Haris dan Kabag Humas Polres Agam, AKP Nurdin di Lubukbasung, Jumat, mengatakan mantan anggota Satpol PP Padang Pariaman itu ditangkap setelah aksi pencuriannya terekam Closed Circuit Television (CCTV).

Anggota berhasil mengamankan sepeda motor merek honda beat warna putih bis merah dengan nomor polisi BM 4184 LL beserta kunci kontak, satu unit sepeda motor merek honda vario warna merah maroon dengan nomor polisi BA 3614 TS beserta kunci kontak, satu helai celana dan uang tunai Rp110 ribu.

"Saat ini warga Pariaman Tangah, Kota Pariaman ini telah diamankan di Mapolres Agam beserta barang bukti," katanya.

Ia menceritakan, tersangka melakukan pencurian dengan modus mengambil barang di dapan jok sepeda motor.

Setelah itu, barang barang itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dari pengakuan tersangka, tambahnya, mantan pegawai harian lepas Satpol PP Padang Pariaman yang bertugas di bekas kantor Bupati Padang Pariaman itu sudah melakukan perbuatan mulai dari September 2020 sampai Kamis (10/6).

"Tersangka melakukan pencurian di 12 tempat kejadian perkara di wilayah hukum Polres Agam," katanya.

Ia menerangkan, pada September 2020 tersangka berhasil megambil dompet berisikan uang Rp1,5 juta yang terletak di dalam sepeda motor merek Yamaha Mio yang sedang parkir di depan SDN 05 Simpang Tigo Kecamatan Lubukbasung.

Sedangkan pada Februari 2021 tersangka berhasil mencuri satu unit telpon genggam merk Oppo A12 dari dalam kantong sepeda motor yang parkir di depan kedai depan SMPN 3 Lubukbasung.

"EP menjual telpon genggam tersebut seharga Rp1,1 juta," katanya.

Sementara pada Maret 2021, tersangka melakukan pencurian dompet berisikan uang tunai Rp1,2 juta di SDLB Lubukbasung, mencuri satu buah helm di parkir SDLB Lubukbasung.

Mencuri satu buah helm di Kantor Bank Nagari Pasar Usang Kecamatan Lubukbasung, mencuri satu buah helem di parkiran Puskesmas Lubukbasung, mencuri satu buah helem di depan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Agam.

Selain itu, mencuri satu buah helem di parkiran Pos Satpol PP di Gor Rang Agam, mencuri dua buah helem di parkiran kantor BRI Tiku dan mencuri satu buah carger di dalam jok sepeda motor yang parkir di Klinik Evasa Midical Center.

"Helm itu dijual dengan harga Rp100 ribu ke penadah dan kita sedang mengembangkan kasus itu," katanya.

Atas perbuatanya, tersangka diancam Pasal 363 Jo Pasal 362 KUHP dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara. ***2***

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar