Jalan penghubung Padang-Bukittinggi tertimbun longsor di Agam

id malalak longsor,bpbd agam

Jalan penghubung Padang-Bukittinggi tertimbun longsor di Agam

Alat berat sedang membersihkan material longsor menimbun badan jalan provinsi, Senin (10/5). (ANTARA/HO-BPBD Agam)

​​​​​​​Lubukbasung,  (ANTARA) - Jalan provinsi yang menghubungkan Kota Padang menuju Bukittnggi, Sumatera Barat, tempatnya di Jorong Limo Badak, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, terputus untuk sementara waktu akibat tertimbun material longsor sejak Minggu (9/5) malam.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Muhammad Lutfi Ar di Lubukbasung, Senin, mengatakan material longsor menutupi akses jalan sepanjang 20 meter dengan ketinggian satu sampai dua meter.

"Akses jalan tidak bisa dilewati kendaraan roda dua dan empat," katanya.

Ia mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerja Umum Tata Ruang Sumbar untuk membersihkan jalan.

Saat ini, tambahnya, alat berat sudah berada di lokasi untuk membersihkan material tanah longsor.

"Material tanah longsor telah dibersihkan Dinas Pekerja Umum Tata Ruang Sumbar dan ditargetkan selesai hari ini," katanya.

Ia menambahkan tanah longsor menimbun ruas jalan itu akibat curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu semenjak Minggu (9/5) sore.

Akibatnya, tanah longsor menimbun badan jalan menghubungkan Kota Padang menuju Bukittinggi pada Pukul 19.50 WIB.

"Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu, karena arus lalu lintas dalam kondisi sepi," katanya.

Ia mengakui, Jorong Limo Badak, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, merupakan daerah rawan longsor saat curah hujan tinggi.

Untuk itu, pihaknya mengimbau pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melewati daerah itu.

"Di lokasi telah dipasang imbauan hati-hati melewati daerah itu karena rawan longsor," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar