Indeks Pembangunan Manusia Kota Pariaman 2020 lebih tinggi dari rata-rata Sumbar

id berita pariaman,berita sumbar,IPM

Indeks Pembangunan Manusia Kota Pariaman 2020 lebih tinggi dari rata-rata Sumbar

Wakil Wali Kota, Pariaman Mardison Mahyuddin sedang menyampaikan Nota Penjelasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Wali Kota Pariaman tahun 2020 pada sidang paripurna di Kantor DPRD setempat, Senin. (Antarasumbar/Aadiaat M. S.)

tentu ini upaya bersama,
Pariaman (ANTARA) - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) pada 2020 mencapai 76,90 atau naik 0,20 poin dari 2019 yaitu 76,70.

"Dengan begitu angka IPM Kota Pariaman berada pada urutan keenam di Sumbar," kata Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin saat menyampaikan Nota Penjelasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Wali Kota Pariaman tahun 2020 pada sidang paripurna di Kantor DPRD setempat, Senin.

Ia mengatakan meskipun berada pada urutan keenam namun rata-rata IPM Kota Pariaman berada di atas rata-rata Sumbar yaitu besarnya 72,38.

Ia menyampaikan Pemkot Pariaman bersama DPRD akan terus meningkatkan IPM daerah tersebut setiap tahunnya dan bahkan masuk ke dalam urutan ketiga.

"Tentu ini upaya bersama, tidak hanya wali kota dan wakil wali kota saja namun semua pemangku kepentingan" katanya.

Pada kesempatan tersebut ia juga menyampaikan persentase penduduk miskin di Kota Pariaman yang pada 2020 yang mencapai 4,10 persen yang angka tersebut turun dari tahun sebelumnya yaitu 4,76 persen.

"Angka ini lebih rendah dibanding angka rata-rata provinsi yang mencapai 6.28 persen," ujarnya.

Pada 2020, lanjutnya pada 2020 terjadi pertumbuhan ekonomi di Kota Pariaman sebesar -1,32 persen akibat pandemi COVID-19.

Ia menjelaskan pertumbuhan negatif tersebut dipengaruhi oleh penurunan produksi hampir di seluruh lapangan usaha yang sudah bebas dari pengaruh inflasi sebagai akibat dari pandemi COVID-19.

Lalu, lanjutnya untuk angka pengangguran di Kota Pariaman pada 2020 sebesar 5,73 persen sehingga menjadikan daerah itu menempati urutan kesebelas di antara Sumbar.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar