Fakultas Hukum Unand Padang bekali perangkat nagari-bamus Kinali, ini tujuannya

id berita pasaman barat,berita sumbar,FH

Fakultas Hukum Unand Padang bekali perangkat nagari-bamus Kinali, ini tujuannya

Fakultas Hukum Universitas Andalas Padang, Sumbar melakukan pengabdian masyarakat dengan mengadakan pelatihan bagi perangkat nagari atau desa dan Badan Musyawarah di Kinali Kabupaten Pasaman Barat. (Antarasumbar/Altas Maulana)

Kita mengambil Nagari Kinali sebagai pengabdian masyarakat dengan memberikan pembekalan dan juga melatih secara teknis bagaiman merumuskan Peraturan Nagari serta melakukan evaluasi terhadap Perna yang sudah ada,
Simpang Empat (ANTARA) - Fakultas Hukum Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan pembekalan terhadap perangkat nagari atau desa dan badan musyawarah nagari Kinali Kabupaten Pasaman Barat.

"Kegiatan ini kami lakukan dalam rangka meningkatkan kamampuan sumber daya nagari yang ada untuk membentuk Peraturan Nagari sesuai prosedur yang ada," kata salah satu dosen Fakultas Hukum Unand Padang, Khairani di Simpang Empat, Jumat.

Artinya, sesuai dengan nilai-nilai yang hidup di daerah tersebut, tidak bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi dan bisa berlaku dengan baik.

"Kita mengambil Nagari Kinali sebagai pengabdian masyarakat dengan memberikan pembekalan dan juga melatih secara teknis bagaiman merumuskan Peraturan Nagari serta melakukan evaluasi terhadap Perna yang sudah ada," katanya.

Dari kegiatan itu dapat diketahui perlunya kerjasama antara Fakultas Hukum dan Pemkab atau Nagari dalam merumuskan berbagi aturan yang ada di nagari.

Menurutnya program Fakultas Hukum Unand ingin menjadi mitra bagi Pemkab Pasaman Barat dalam penyelenggaran pemerintahan. Sebab, Pusat Kajian Hukum dan Otonomi Daerah FH Unand punya klinik nagari yang bisa dijadikan oleh Pemkab atau Nagari sebagai mitra atau pendamping.

"Kalau perlu nantinya semua nagari yang ada bisa dibekali pemahaman tentang aturan nagari. Apalagi jumlah nagari di Pasaman Barat bertambah," sebutnya.

Pihaknya mengadakan kegiatan pembekalan dan pelatihan dua hari sejak 30/3) dalam rangka menindaklanjuti kegiatan pusat studi tahun lalu di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagari Pasaman Barat sekaligus kegiatan Lustrum ke-6 Fakultas Hukum dan ulang tahu ke-70.

"Kami juga telah menyampaikan ke Bupati Pasaman Barat tentang kerja sama kedepannya. Beliau menyetujuinya. Pada kesempatan itu dilakukan penyematan pin Lustrum kepada Kepala Dinas DPMN, Wali Nagari dan Ketua Bamus," ujarnya.

Sementara itu Bupati Pasaman Barat Hamsuardi menyetujui untuk dilakukan pembekalan dan pelatihan kepada perangkat nagari dan bamus.

Menurutnya peningkatan kemampuan aparatur nagari sangat diperlukan terkait aturan-aturan yang akan dibuat dan akan diterapkan. ***3***

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar