Bupati harapkan pelatihan potensi pertolongan di bangunan runtuh latih masyarakat tanggap bencana

id berita padang pariaman,berita sumbar,bencana

Bupati harapkan pelatihan potensi pertolongan di bangunan runtuh latih masyarakat tanggap bencana

Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur memberikan kokarde pada peserta pelatihan. (Antarasumbar/Humas Padang Pariaman)

Sudah semestinya kita yang tinggal di tempat yang memiliki puluhan gunung api aktif harus memiliki manajemen bencana yang baik,
Parit Malintang (ANTARA) - Bupati Padang Pariaman, Sumatera Barat, Suhatri Bur mengharapkan pelatihan potensi pertolongan di bangunan runtuh di INS Kayu Tanam, Rabu dapat melatih masyarakat jadi tanggap bencana.

"Saya harap kegiatan ini dapat mempersiapkan kita untuk selalu tanggap dalam menghadapi bencana, makin solid dan terkoordinir dalam melaksanakan tugasnya," kata dia.

Suhatri juga mengucapkan terima kasih kepada kepala kantor SAR Padang yang telah memilih Kabupaten Padang Pariaman sebagai tempat untuk pelatihan ini.

"Sudah semestinya kita yang tinggal di tempat yang memiliki puluhan gunung api aktif harus memiliki manajemen bencana yang baik, sebagai antisipasi bila sewaktu-waktu terjadi bencana alam seperti longsor, gunung meletus, dan banjir," ujarnya.

Menurutnya guna meningkatkan kemampuan dan pengetahuan personel tentang potensi SAR se Sumatera Barat khususnya di bidang pertolongan di bangunan rumah runtuh maka pada kesempatan ini diadakan pelatihan tersebut.

Ia juga berharap kegiatan ini mampu memberikan sumbangsih yaitu karya bakti terbaik bagi masyarakat.

"Jadikanlah pelatihan ini sebagai ajang pembelajaran, tukar menukar pengalaman, dan mempererat jalinan silaturahmi," ujarnya.

Pelatihan ini mengangkat tema melalui pelatihan teknis bagi potensi pencarian dan pertolongan, kita tingkatkan sinegritas badan nasional pencarian dan pertolongan secara cepat, aman, terpadu dan terkoordinasi.
Peserta pelatihan. (Antarasumbar/HO-Humas Padang Pariaman)


Sementara itu, Kepala Kantor pencarian dan pertolongan kelas A Padang, Asnedi mengatakan tujuan pelatihan ini untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan teknis pertolongan di bangunan kepada potensi pencarian pertolongan.

Sehingga para potensi yang terlatih dapat membantu Basarnas dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan secara secara aman, cepat, tepat terpadu dan terkoordinasi.

"Harapan saya, melalui pelatihan ini dapat menghasilkan semangat kemanusiaan, kesatuan pola pikir dan pola tindak yang sama untuk memberikan pelayanan jasa SAR yang optimal," ujarnya.

Ia juga berpesan agar selama pelatihan selalu menerapkan protokol kesehatan, dan ikuti pelatihan ini secara seksama sehingga mampu menyerap ilmu baik itu secara teori maupun praktik.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar