Asyik main judi online di pos pemuda Pemancungan, lima pelaku diciduk polisi

id berita padang,berita sumbar,judi

Asyik main judi online di pos pemuda Pemancungan, lima pelaku diciduk polisi

Kapolsek Padang Selatan, AKP Ridwan (tengah) menunjukkan kelima tersangka kasus dugaan judi beserta barang bukti. (Antarasumbar/Istimewa)

Saat ini status kelima pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan kini ditahan,
Padang (ANTARA) - Kepolisian Sektor Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menangkap lima orang pelaku kasus dugaan judi dalam jaringan (online).

Mereka diciduk oleh polisi ketika tengah bermain di Pos Pemuda Pemancungan, Kelurahan Pasa Gadang, daerah setempat pada Senin (3/3).

"Saat ini status kelima pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan kini ditahan," kata Kepala Polsek Padang Selatan, AKP Ridwan di Padang, Rabu.

Mirisnya dua diantara lima tersangka diketahui sudah berusia lanjut yaitu SY (63) dan A (63), sedangkan tiga lainnya adalah YAP (48), R (21), dan RL (18).

Penangkapan tersangka dilakukan polisi setelah menerima laporan masyarakat tentang aktivitas judi yang meresahkan di kawasan setempat.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti petugas dengan melakukan pengintaian di sekitar lokasi.

Dari hasil pengintaian tersebut akhirnya didapati lima pelaku sedang asyik bermain judi online jenis roulette di pos pemuda Pemancungan dengan uang sebagai taruhan.

Kelimanya tidak dapat berkilah dan hanya bisa pasrah ketika diciduk oleh unit Reskrim Polsek Padang Selatan.

"Para tersangka ditangkap tanpa perlawanan, kemudian langsung dibawa ke Mapolsek Padang Selatan," kata Ridwan.

Mantan Kapolsek Nanggalo itu juga menjelaskan modus para tersangka adalah memasang uang dengan cara menransfer uang ke bank melalui rekening salah satu pelaku.

Kemudian uang tersebut masuk ke aplikasi gawai untuk melakukan permianan roulette dengan sistem tebak angka.

Dari tangan kelimanya polisi mengamankan uang tunai sejumlah Rp219 ribu, satu unit HP merk OPPO A31, dan satu Lembar Kartu ATM Bank BNI.

"Jika melihat sekilas orang tidak akan tahu kalau di lokasi ada permainan judi, ketika melihat HP (gawai) mereka barulah diketahui," ungkapnya.

Perbuatan para tersangka itu dijerat polisi dengan pasal 303 KUHPidana dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar