Warga Rusia yang tertarik kopi Minang Super Koto Tuo bersedia memasarkan dinegaranya

id berita tanah datar,berita sumbar,kopi

Warga Rusia yang tertarik kopi Minang Super Koto Tuo bersedia memasarkan dinegaranya

Mr Anatoli (kanan) warga negara Rusia saat berkunjung ke produksi Minang Super Koto Tuo. (Antarasumbar/Istimewa)

Ibaratnya lulus Standar Nasional Indonesia (SNI) di Indonesia lah, kalau memenuhi kriteria baru dia akan urus izin ekspor ke negaranya dan dipasarkan di dua kota di Rusia,
Batusangkar (ANTARA) - Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia Mr. Anatoli tertarik dengan kopi Minang Super Koto Tuo, Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat dan bersedia memasarkan kopi itu di negaranya.

"Ya, saat dia berkunjung ke sini, dia menyatakan ketertarikan dengan kopi bubuk Minang Super Koto Tuo karena rasanya yang khas, dan dia juga bersedia memasarkannya di negaranya," kata Pengusaha Kopi Minang Super Koto Tuo Hamdi di Batusangkar Kamis.

Ia mengaku saat ini WNA tersebut sudah membawa sampel kopi bubuk Minang Super Koto Tuo ke negara asalnya untuk mengurus izin dan uji kelayakan sampel produk negara itu.

Jika kopi Minang Super dinilai layak dan lulus untuk dikonsumsi di daerah itu, Mr. Anatoli bersedia untuk memasarkan kopi itu di Kota Moscow dan kota lainnya di Rusia.

"Ibaratnya lulus Standar Nasional Indonesia (SNI) di Indonesia lah, kalau memenuhi kriteria baru dia akan urus izin ekspor ke negaranya dan dipasarkan di dua kota di Rusia," katanya.

Ia mengatakan sebagai penerus usaha Kopi Minang super semenjak 1975, kopi Minang Super diolah menjadi kopi bubuk dengan kualitas A atau bubuk murni dan telah terdaftar di Dinas Kesehatan RI No. 210.13.05.01.070.

"Alhamdulillah dengan menghasilkan kopi bubuk berkualitas tinggi kopi Minang Super sudah diminati pecinta kopi dari dalam negeri sampai luar negeri," katanya.

Ia mengatakan untuk jenis kopi Minang Super adalah kopi jenis robusta, kopi itu dipasok dari toke atau pengepul asal Sungai Penuh Kerinci Provinsi Jambi.

Kopi itu didatangkan dari luar Tanah Datar karena kopi lokal di daerah setempat tidak mencukupi, meski didatangkan dari luar ia tetap menerima kopi dari petani lokal.

"Kalau hanya mengandalkan kopi dari petani lokal tidak cukup, jadi kita datangkan dari toke

dari Sungai Penuh, dibawa dengan menggunakan truk, tapi kita tetap menerima kopi dari petani lokal," katanya.

Ia mengatakan hingga saat ini kopi Menang Super sudah dipasarkan hampir seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat bahkan ke Pekanbaru Riau.

Tempat pemasarannya pun beragam mulai dari warung-warung kopi sampai ke supermarket, ada yang diantar langsung ke tempat dan ada juga yang dikirim melalui paket sesuai permintaan.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar