125 orang ASN di Pasaman Barat pensiun, sejumlah jabatan kosong

id berita pasaman barat,berita sumbar,ASN

125 orang ASN di Pasaman Barat pensiun, sejumlah jabatan kosong

Kepala Bidang Pengadaan dan Mutasi ASN BKPSDM Pasaman Barat, Harinal. (antarasumbar/Istimewa)

Untuk sementara diisi oleh pelaksana tugas yang ditunjuk oleh pejabat yang berwenang,
Simpang Empat (ANTARA) - 125 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat pensiun.

"Benar, 125 orang telah pensiun pada 2020. Mereka ada yang berjabatan, guru dan fungsional," kata Kepala Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Syaifuddin melalui Kepala Bidang Pengadaan dan Mutasi ASN BKPSDM Pasaman Barat, Harinal di Simpang Empat, Selasa.

Menurutnya dengan banyaknya ASN yang pensiun maka sejumlah jabatan struktural di lingkungan Pemkab Pasaman Barat mengalami kekosongan seperti Kepala Dinas Pelayanan Satu Pintu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM.

"Untuk sementara diisi oleh pelaksana tugas yang ditunjuk oleh pejabat yang berwenang," katanya.

Ia menyebutkan untuk mengisi jabatan itu terutama eselon II harus melalui panitia seleksi yang disetujui oleh Komisi ASN. Untuk eselon III kebawah cukup dikeluarkan oleh pembina kepegawaian atau bupati.

"Namun jika bupati baru nanti tetap persetujuan dari KASN minimal enam bulan setelah dilantik menjadi bupati dan wakil bupati," sebutnya.

Ia menegaskan bagi jabatan yang mengalami kekosongan pelayanan tidak terganggu karena sudah ditunjuk pelaksana tugasnya.

Terkait banyaknya ASN yang pensiun pihaknya pada 2021 mengusulkan penambahan kebutuhan CPNS guru sebanyak 1.367 orang, tenaga kesehatan 107 orang dan tenaga teknis dan fungsional lainnya sebanyak 219 orang.

"Itu baru usulan. Berapa yang disetujui kita belum mengetahuinya. Namun Pemkab Pasaman Barat jelas masih kekurangan ASN terutama guru," katanya.

Hingga saat ini jumlah ASN di Pasaman Barat sebanyak 4.819 orang. Pihaknya terus meminta kepemerintah pusat agar ada penambahan ASN karena sangat dibutuhkan.***3***

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar