Wisatawan tetap antusias ke Pulau Angso Duo Pariaman meski cuaca ekstrem

id Wisata angso duo,sumbar,padang,pariaman

Wisatawan tetap antusias ke Pulau Angso Duo Pariaman meski cuaca ekstrem

Sebuah kapal wisata yang membawa wisatawan kembali dari Pulau Angso Duo, Kota Pariaman, Sumbar tiba di muara sungai yang merupakan lokasi tempat menaikan dan menurunkan wisatawan. (ANTARA SUMBAR/Aadiaat MS)

Pariaman (ANTARA) - Wisatawan dari berbagai daerah tetap antusias berwisata ke Pulau Angso Duo, Kota Pariaman, Sumatera Barat meskipun dalam sepekan terakhir daerah itu dan sekitarnya diterjang cuaca ekstrem.

"Kebetulan pulang kampung sama keluarga, jadi saya ajak ke pulau," kata salah seorang wisatawan asal Padang Pariaman yang baru kembali dari Angso Duo Salman (29) di Pariaman, Minggu.

Sal mengatakan sudah lama tidak ke pulau tersebut karena selama beberapa tahun terakhir dirinya merantau ke Duri, Riau sehingga waktu liburan digunakan untuk menikmati keindahan pulau itu.

Ia menyampaikan meskipun dirinya dan keluarganya hanya bisa menikmati keindahan Pulau Angso Duo sekitar tiga jam karena takut dengan cuaca buruk akan datang namun sudah cukup melepaskan kerinduannya akan pulau tersebut.

"Sekarang cuaca sering hujan dan badai, jadi takut gelombang laut besar. Tapi tadi alhamdulillah gelombang laut tadi tenang," katanya.

Sementara itu, salah seorang pengelola kapal wisata ke Pulau Angso Duo Zainal Efendi mengatakan dalam beberapa pekan terakhir wisata ke pulau tersebut sepi dari wisatawan karena cuaca buruk.

"Namun beberapa hari ini cuaca sudah mulai bersahabat kembali," ujarnya.

Ia mengatakan meskipun cuaca sudah mulai membaik namun pihaknya tetap berhati-hati dan mengajak wisatawan segera kembali ketika melihat tanda akan terjadi hujan dengan melihat awan di langit.

Ia menyampaikan di hari biasa wisatawan bisa menghabiskan waktu seharian di Pulau Angso Duo namun sekarang hanya sekitar tiga hingga lima jam saja.

Ia menyebutkan di akhir pekan sekarang kunjungan wisatawan bisa mencapai 100 orang per hari dengan biaya tiket Rp40 ribu per orang yang harga tersebut sudah termasuk asuransi.

Meskipun jumlah wisatawan tersebut terbilang sepi dari hari normal atau sebelum pandemi COVID-19 namun sudah cukup membantu perekonomian pemilik kapal, nahkoda, dan anak buah kapal wisata.

"Jumlah wisatawan di kapal pun kami batasi serta wisatawan kami minta menerapkan protokol kesehatan," kata dia.***1***

Pewarta :
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar