dr Andani: Tidak masalah aktifitas SD kembali dibuka dengan protokol kesehatan

id berita pasaman barat,berita sumbar,SD

dr Andani: Tidak masalah aktifitas SD kembali dibuka dengan protokol kesehatan

Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) dr. Andani Eka Putra saat sosialisasi COVID-19 di Simpang Empat Pasaman Barat, Kamis. (antarasumbar/Istimewa)

Anak-anak memang ada yang positif tetapi banyak yang tidak ada gejala dan sembuh,
Simpang Empat (ANTARA) - Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat (Sumbar), dr. Andani Eka Putra menilai rencana aktifitas Sekolah Dasar (SD) kembali dibuka oleh pemerintah tidak masalah.

"Kita mendapat informasi Sekolah Dasar kembali dibuka pada awal tahun nanti. Rencana itu tidak masalah," katanya saat sosialisasi COVID-19 di Simpang Empat, Kamis.

Ia mengatakan bagi anak SD tidak akan menjadi masalah kerena dari kasus temuan positif anak-anak tidak ada yang sampai meninggal dunia.

"Anak-anak memang ada yang positif tetapi banyak yang tidak ada gejala dan sembuh. Kecuali anak itu ada penyakit bawaan," sebutnya.

Menurutnya yang akan menjadi masalah itu adalah para guru dan orang tua. COVID-19 yang berbahaya itu lebih rentan menyerang pasien berumur 50 tahun ke atas yang mempunyai penyakit bawaan.

"Meskipun nanti sekolah dibuka kembali harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, sering mencuci tangan dan langsung mencuci baju setelah beraktifitas," ujarnya.

Ia menyebutkan virus COVID-19 itu nyata adanya. Tinggal saat ini bagaimana upaya bersama untuk mengatasi penyebarannya.

Menurutnya data terakhir di Sumbar kasus positif COVID-19 mencapai 18 ribu orang dengan tingkat kesembuhan yang cukup tinggi.

"Terpenting sekali selalu memakai masker, sering mencuci tangan dan setiap selesai aktifitas baju yang dipakai direndam pakai diterjen dan upayakan mandi," ujarnya.

Sebab, katanya penularan virus itu melalui batuk dan bicara partikel liur terlepas dan melalui sentuhan lalu pegang mulut dan hidung.

Bahkan partikel virus itu bisa melekat di baju yang dipakai setelah beraktifitas. Makanya pakaian yang dipakai harus dicuci segera.***3***

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar