Lapas Padang giatkan olahraga bagi 40 warga binaan positif COVID-19

id Warga binaan Lapas Klas II Muaro Padang ,berita padang,padang terkini,berita sumbar,sumbar terkini

Lapas Padang giatkan olahraga bagi 40 warga binaan positif COVID-19

Warga binaan Lapas Klas II Muaro Padang melakukan olahraga pagi sebagai upaya menjaga kesehatan danĀ  menguatkan imun. (ANTARA/FathulAbdi)

Padang, (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Muaro Padang, Sumatera Barat menggiatkan olahraga bagi 40 warga binaan yang positif terinfeksi COVID-19.

"Saat ini program olahraga kami giatkan bagi warga binaan yang positif tersebut, dilakukan setiap pagi dan sore hari," kata Kepala Subag Tata Usaha sekaligus pelaksana Harian Kalapas Padang Novri Abbas, di Padang, Selasa.

Ia menjelaskan pada kegiatan olahraga itu diisi dengan kegiatan senam dengan instruktur dari pegawai Lapas.

"Sambil senam pagi mereka juga berjemur sebagai upaya menjaga kesehatan dan meningkatkan imunitas," jelasnya.

Kegiatan olahraga itu lalu dilakukan kembali pada sore harinya.

Selain bagi warga binaan yang positif COVID-19, olahraga juga digiatkan terhadap warga binaan lainnya dengan sistem bergantian per kamar.

Mengingat jumlah warga binaan di Lapas Padang yang saat ini sebanyak 908 orang tidak sebanding dengan daya tampung lapangan di Lapas.

"Jadi mereka melakukan senam secara bergantian masing-masingnya sekitar setengah jam, mulai dari pagi hingga sekitar pukul 11.00 WIB," katanya.

Selain itu, Lapas Padang juga menyediakan minuman khusus bagi warga binaan di samping vitamin serta suplemen.

Minuman tersebut merupakan olahan dari bahan rempah berupa jahe serta serai.

"Kami berharap minuman tersebut berkhasiat bagi kesehatan warga binaan," katanya.

Sebelumnya, 40 warga binaan di lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Muaro Padang, Sumbar dinyatakan positif terinfeksi virus COVID-19 berdasarkan tes usap.

Hasil tes yang menyatakan puluhan narapidana positif COVID-19 itu keluar pada Minggu (31/10).

Awalnya tes dilakukan pada 50 warga binaan, namun 40 di antaranya hasilnya positif sedangkan sisanya negatif.

Tes usap dilakukan karena ada sejumlah warga binaan yang melapor kehilangan indera penciuman, kemudian dites pada Rabu (28/10). (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar