Solok Selatan belum miliki "call center" COVID-19, masyarakat bingung kemana mengadu

id covid-19,call centre,solok selatan,jasman rizal

Solok Selatan belum miliki "call center" COVID-19, masyarakat bingung kemana mengadu

Penjabat Bupati Solok Selatan Jasman Rizal saat menyosialisasikan perda adabtasi kebiasaan baru serta membagikan masker kepada masyarakat disalah satu pasar di Kabupaten itu. (ANTARA SUMBAR/Erik Ifansya Akbar)

Padang Aro (ANTARA) - Penjabat sementara Bupati Solok Selatan, Sumatera Barat Jasman Rizal menginginkan kabupaten itu memiliki layanan call center COVID-19.

"Saya inginkan layanan call center secepatnya dibentuk dan terpusat di Dinas Kesehatan sehingga masyarakat yang butuh bantuan atau memerlukan informasi terkait COVID-19 tahu harus bertanya kemana," katanya di Padang Aro, Senin.

Dia meminta Dinas Kesehatan membuat nomor telepon yang bisa dihubungi kapan saja dan disebarkan ke masyarakat supaya mereka tahu harus melapor dan mendapatkan informasi terkait COVID-19.

Selain itu juga harus ada petugas khusus yang siap menjawab telepon tersebut kapan saja.

Dia menjelaskan call center tersebut cukup satu saja dan setelah mendapat informasi dari masyarakat pusat layanan ini yang memberitahukan ke Puskesmas terdekat untuk tindak lanjutnya.

Temasuk juga untuk meminta kesiapan ambulans dalam menjemput atau mengantarkan pasien yang butuh bantuan.

"Sekarang tidak jelas kemana masyarakat bertanya seperti informasi terkait hasil tes usap yang sudah dilakukannya sehingga kebutuhan call center ini sangat perlu sebagai layanan informasi terhadap publik," ujarnya.

Selain itu ia meminta Puskesmas untuk siaga 24 jam jangan sampai kosong sehingga masyarakat terlayani dengan baik.

Ada juga katanya, Puskesmas dibuka tetapi petugas jaganya entah kemana sehingga masyarakat jadi bingung saat ingin berobat.

Selain itu ia meminta Puskesmas menghitung kebutuhan apa saja yang diperlukan dan masih kurang terkait penanganan COVID-19.

"Anggaran jangan hanya bertumpuk di Dinas Kesehatan tetapi juga diberikan ke Puskesmas untuk memenuhi kebutuhan terkait penanganan COVID-19," ujarnya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar