Viral video beruang di Kelok 35, BKSDA Agam cek lokasi

id berita agam,berita sumbar,madu

Viral video beruang di Kelok 35, BKSDA Agam cek lokasi

Petugas BKSDA Resor Agam sedang melihat tanda cakaran beruang madu di pohon, Selasa (20/10). (antarasumbar/Yusrizal.)

Kami menurunkan tim untuk melakukan identifikasi lapangan dengan melihat tanda-tanda keberadaan beruang madu berupa jejak kaki, cakaran dan lainnya di lokasi munculnya beruang itu,
Lubukbasung (ANTARA) - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam, Sumatera Barat melakukan cek lokasi munculnya beruang madu atau Helarctos malayanus di Kelok 35 Baroco, Jorong Kuok Tigo Koto, Nagari Matur Mudiak, Kecamatan Matur yang sempat viral di media sosial beberapa hari lalu.

"Kami menurunkan tim untuk melakukan identifikasi lapangan dengan melihat tanda-tanda keberadaan beruang madu berupa jejak kaki, cakaran dan lainnya di lokasi munculnya beruang itu," kata Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Sumbar, Ade Putra di Lubukbasung, Selasa.

Sebelum identifikasi lapangan, tambahnya tim melakukan klarifikasi kepada warga yang memposting vidio tersebut ke media sosial atas nama Erni Yanti (30).

Dari keterangan warga itu, vidio tersebut diambil salah seorang warga di Kelok 35 sekitar 15 hari lalu dan beruang madu itu juga muncul satu minggu lalu di dekat rumahnya.

"Mendapatkan keterangan itu, kami langsung ke lokasi temuan itu dengan menelusuri lokasi," katanya.

Ia menambahkan, tim BKSDA Resor Agam tidak menemukan tanda-tanda beruang madu itu.

Diduga beruang madu dilindungi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, hanya melintas dan keluar dari hutan lindung dengan jarak satu kilometer dari lokasi.

"Kita mengimbau warga untuk waspada dan hati-hati saat berada di kebun," katanya.

Salah seorang warga Barico, Ela (38) mengatakan beruang itu jalan di depan rumah saat pihaknya duduk bersama teman di depan rumah, Senin (5/10) sekitar pukul 13.47 WIB.

"Beruang itu terlihat kebingungan dan kami langsung mengirigi dari belakang. Melihat kami beruang langsung lari ke hutan di depan rumah," katanya.

Warga Barico lainnya, Erni Yanti (30) menambahkan beruang itu berbunyi di depan rumah setiap malam satu minggu lalu.

Beruang itu juga nampak sama anak perempuannya sedang berada di pohon sawo di depan rumah saat mengambil buahnya.

"Anak saya langsung lari melihat beruang madu itu dan menyampaikan kepada saya bahwa ada monyet besar di depan rumah," katanya.

Dengan kemunculan beruang madu itu, pihaknya merasa takut diserang beruang madu itu.

Sebelumnya beruang itu tidak pernah muncul di daerah itu dan baru kali ini muncul. ***3***

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar