13.409 UMKM Agam dapat bantuan BLT

id berita agam,berita sumbar,umkm

13.409 UMKM Agam dapat bantuan BLT

Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Agam, Aguska Dwifajra (kanan). (antarasumbar/Istimewa)

Dana itu disalurkan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan BNI,
Lubukbasung (ANTARA) - Sebanyak 13.409 unit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Agam, Sumatera Barat mendapatkan bantuan langsung tunai dari pemerintah pusat dalam menghadapi tekanan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Agam, Aguska Dwifajra di Lubukbasung, Jumat, mengatakan bantuan langsung tunai sebesar Rp2,4 juta setiap bulan itu langsung masuk ke rekening pelaku UMKM.

"Dana itu disalurkan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan BNI. UMKM itu bergerak di berbagai usaha seperti, kuliner, kerajinan dan lainnya yang tersebar di 16 kecamatan," katanya.

Ia mengatakan, sebelumnya Pemkab Agam mengusulkan 7.610 unit UMKM mendapatkan BLT ke Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia pada awal Juli 2020.

Namun yang disetujui pemerintah pusat 13.409 unit UMKM atau lebih banyak dari yang diusulkan Pemkab Agam.

"Dinas Sosial Agam juga mengusulkan UMKM yang menerima BLT, sehingga jumlah cukup banyak," katanya.

Saat ini, tambahnya Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia membuka kembali pendaftaran penerima BLT tambahan.

Informasi itu telah disampaikan ke 16 kecamatan untuk memgusulkan UMKM penerima BLT dan pihaknya menunggu data sampai pertengahan November 2020.

"Apabila data kita peroleh, langsung kita usulkan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia," katanya.

UMKM itu terdampak akibat kesulitan dalam pemasaran produk dimasa pandemi COVID-19.

Bantuan tunai ini menjadi salah satu langkah program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diambil pemerintah untuk membantu para pelaku usaha dan industri kecil menghadapi tekanan ekonomi akibat pandemi COVID-19. ***1***

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar