Polresta Padang tangkap pelaku copet di Angkot

id berita padang,berita sumbar,copet

Polresta Padang tangkap pelaku copet di Angkot

Pelaku J usai diamankan oleh petugas pada Rabu (23/9) malam, ia sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar atas tembakan yang mengenai kaki kiri. (Antarasumbar/FathulAbdi)

Tersangka yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) ditangkap pada Rabu malam sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Raya Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan,
Padang (ANTARA) - Jajaran Operasional Satuan Reskrim Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menangkap pelaku J (41) diduga copet yang beraksi di atas angkot pada Rabu (23/9) malam.

"Tersangka yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) ditangkap pada Rabu malam sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Raya Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan," kata Kepala Satuan Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda di Padang, Kamis.

Ia menyebutkan petugas terpaksa menyarangkan timah panas ke kaki kiri pelaku karena berusaha melawan serta kabur saat akan ditangkap.

"Petugas telah memberikan tembakan peringatan agar pelaku tidak melarikan diri, namun tidak diindahkan. Sehingga diberikan tindakan tegas dan terukur," ujarnya.

Tersangka J merupakan pelaku diduga copet di atas angkot yang beraksi bersama rekannya M (telah ditangkap terlebih dahulu).

Perbuatan yang menjerat pelaku berawal pada Selasa (15/9) sekitar pukul 10.30 WIB di daerah Belakang Olo.

Saat itu J bersama rekannya menaiki sebuah Angkot berwarna biru dengan jurusan Aur Duri-Pasar Raya Padang untuk mencari calon korban.

Setelah menargetkan korban, keduanya berbagi peran untuk mengambil gawai korban yang sama-sama berada di atas angkot.

M berperan untuk mengalihkan perhatian korban dengan berpura-pura menggeser bangku serap di depan korban.

Sementara J berperan mengambil gawai merek Oppo A31 dari korban yang sedang lengah.

Rico mengatakan saat ini pelaku telah diamankan di Kantor Polresta Padang, dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Kami juga berusaha mengembangkan kasus ini untuk mencari kemungkinan apakah ada Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta korban lainnya," katanya.

Polisi mengimbau agar masyarakat waspada dari segala bentuk aksi pencurian, dan berhati-hati mnyimpan barang berharga.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar