Antisipasi COVID-19, KPU Pasaman Barat batasi peserta saat pencabutan nomor urut

id berita pasaman barat,berita sumbar,kpu,covid

Antisipasi COVID-19, KPU Pasaman Barat batasi peserta saat pencabutan nomor urut

KPU Pasaman Barat saat sosialisasi PKPU Nomor 10 tahun 2020 dimana peserta dan penyelenggara harus mematuhi protokol kesehatan antisispasi penyebaran COVID-19. (antarasumbar/Istimewa)

Memang dibatasi saat pencabutan nomor urut untuk antisipasi penyebaran COVID-19,
Simpang Empat (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) membatasi peserta yang hadir saat pencabutan nomor urut pada Kamis (24/9).

"Memang dibatasi saat pencabutan nomor urut untuk antisipasi penyebaran COVID-19," kata Ketua KPU Pasaman Barat, Alharis di Simpang Empat, Rabu.

Ia menambahkan pencabutan nomor urut akan dilakukan di Aula Kantor KPU dengan peserta terbatas dan menerapkan protokol kesehatan.

Menurutnya masing-masing pasangan calon hanya boleh mengikuti pencabutan nomor urut sebanyak lima orang terdiri dari pasangan calon, penghubung (LO), dan dua dari partai pengusung.

"Selain itu juga akan dihadiri oleh tamu undangan lainnya dengan penerapan protokol kesehatan," tegasnya.

Ia mengharapkan kepada masing-masing pasangan calon tidak memobilisasi massa nantinya, hal itu sesuai Peraturan KPU Nomor 10 tahun 2020.

"Mari bersama-sama mengantisipasi penyebaran COVID-19. Diharapkan semuanya patuh terhadap protokol kesehatan," harapnya.

Ia menjelaskan pemilihan umum serentak 2020 dilaksanakan dengan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian COVID-19, mengutamakan prinsip kesehatan dan keselamatan serta memperhatikan kesehatan dan keselamatan penyelenggara pemilihan, peserta pemilihan, pemilih dan seluruh pihak yang terlibat.

Pihaknya sebagai penyelenggara juga akan memperhatikan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Selain wajib pakai masker, jaga jarak, menyediakan antiseptik cuci tangan juga melakukan cek suhu tubuh.

"Kalau tidak kita siapa lagi untuk memutus penyebaran COVID-19 ini. Mari sama-sama kita patuhi protokol kesehatan ini," katanya.***2***

.
Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar