Bupati sebut Kabupaten Solok miliki 25 Pokdarwis untuk kembangkan sektor pariwisata

id berita kabupaten solok,berita sumbar,wisata

Bupati sebut Kabupaten Solok miliki 25 Pokdarwis untuk kembangkan sektor pariwisata

Bupati Solok Gusmal hadiri pelatihan tata kelola homestay, pondok wisata, dan rumah wisata Kabupaten Solok. (antarasumbar/Istimewa)

Selain itu Kabupaten Solok juga mempunyai 95 usaha penginapan di rumah penduduk atau homestay yang tersebar di sejumlah kampung budaya,
Arosuka (ANTARA) - Bupati Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Gusmal menyebutkan sampai saat ini daerahnya telah memiliki 25 kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di setiap nagari yang bertujuan untuk mengembangkan sektor pariwisata di kabupaten itu.

"Selain itu Kabupaten Solok juga mempunyai 95 usaha penginapan di rumah penduduk atau homestay yang tersebar di sejumlah kampung budaya," katanya.

Hal itu disampaikan Gusmal saat pembukaan secara resmi pelatihan tata kelola homestay, pondok wisata, dan rumah wisata Kabupaten Solok, Rabu (16/9), di Padang, Kamis.

"Adapun kegiatan indikator pembangunan bukan fisik di sektor pariwisata, pemerintah Kabupaten Solok telah menetapkan empat nagari piloting kampung budaya," tambah dia.

Menurutnya hal itu merujuk kepada visi pembangunan Kabupaten Solok yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016 hingga 2021 yaitu perlu difokuskan pada beberapa pencapaian indikator pembangunan di sektor pariwisata yang belum optimal pengelolaannya.

Berdasarkan hal tersebut, khususnya untuk peningkatan SDM dalam menunjang pertumbuhan industri pariwisata Kabupaten Solok, maka perlu diadakan berbagai kegiatan seperti pembinaan, pelatihan, dan pengawasan.

"Peningkatan SDM khususnya bagi pengelola homestay menjadi salah satu strategi pembangunan sektor pariwisata Kabupaten Solok pada 2021," ujar dia.

Lebih lanjut, ia mengatakan saat ini juga muncul beberapa desa wisata atau sering disebut pariwisata pedesaan yaitu berbasis masyarakat sadar wisata semakin meningkat.

"Desa wisata ini dibentuk dengan mengedepankan kualitas masyarakat serta melibatkan masyarakat setempat dalam pengembangan mutu produk desa wisata," ujar dia.

Ia mengatakan wisata desa dibangun dengan konsep kembali ke alam serta menawarkan kehidupan masyarakat yang lebih alami serta menampilkan kekayaan dan kebudayaan daerah setempat.

"Pengembangan program desa wisata merupakan bagian dari daya tarik yang didapatkan para wisatawan saat mengunjungi desa wisata. Semoga bisa diwujudkan di Kabupaten Solok," tambah dia.

Ia mengatakan peningkatan SDM khususnya bagi pengelola homestay rumah wisata akan menjadi salah satu strategi pembangunan sektor pariwisata Kabupaten Solok ke depannya. ***1***

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar