Setelah dua kali tes usap dengan hasil negatif, Wali Kota Solok Zul Elfian dinyatakan sembuh dari COVID-19

id berita sumbar,covid-19,berita kota solok

Setelah dua kali tes usap dengan hasil negatif, Wali Kota Solok Zul Elfian dinyatakan sembuh dari COVID-19

Kabag Protokol dan Komunikasi pimpinan (Prokomp), Kota Solok Nurzal Gustim. (AntaraSumbar/Laila Syafarud)

Secara klinis Wali Kota Solok sudah sehat menurut dokter di Rumah Sakit Semen Padang,
Solok (ANTARA) - Wali Kota Solok, Sumatera Barat, Zul Elfian dinyatakan sembuh dari COVID-19, setelah dua kali menjalani tes usap dengan hasil negatif.

"Secara klinis Wali Kota Solok sudah sehat menurut dokter di Rumah Sakit Semen Padang," kata kata Kabag Protokol dan Komunikasi pimpinan (Prokomp), Kota Solok, Nurzal Gustim di Solok, Selasa.

Ia menjelaskan setelah dua kali menjalani tes usap dan dinyatakan negatif COVID-19, pihak rumah sakit telah mengizinkan wali Kota Solok untuk pulang ke rumah.

Gustim menambahkan meskipun telah diizinkan pulang, wali Kota Solok tetap menjalani isolasi mandiri di rumah dibawah pantauan tenaga kesehatan setelah keluar dari Rumah Sakit Semen Padang.

"Hal itu bertujuan untuk memastikan proses isolasi dan masa penyembuhannya agar berjalan maksimal selama di rumah," ujar dia.

Lebih lanjut, ia mengatakan Wali Kota Solok diperbolehkan pulang pada Minggu (13/9) setelah menjalani perawatan sekitar 15 hari terhitung sejak dinyatakan positif COVID-19.

Melihat perkembangan kasus terkonfirmasi COVID-19 di Kota Solok saat ini masih belum melandai. Ia mengimbau agar masyarakat Kota Solok tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan.

"Yakni dengan tetap menggunakan masker, menjaga jarak atau menghindari kerumunan, dan mencuci tangan pakai sabun," tambah dia.

Ia mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dengan meningkatkan daya tahan tubuh melalui penerapan pola hidup sehat dan perilaku hidup bersih.

"Marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah," kata dia.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar