Tim gabungan lanjutkan pencarian nelayan hilang di dekat Pulau Tangah Pariaman

id nelayan hilang,pencarian nelayan hilang di pariaman,berita pariaman,pariaman terkini,berita sumbar

Tim gabungan lanjutkan pencarian nelayan hilang di dekat Pulau Tangah Pariaman

Tim gabungan berangkat ke laut untuk mencari nelayan hilang pada Senin (15/9) sekitar pukul 12.30 WIB. (ANTARA/Aadiaat M. S.)

Pariaman, (ANTARA) - Tim gabungan melanjutkan pencarian seorang nelayan Riko (24) yang jatuh dari kapal serta hilang di dekat Pulau Tangah Kota Pariaman, Sumatera Barat pada Senin (14/9) sekitar pukul 12.30 WIB.

"Tim sudah mencari korban kemarin sampai sore atau sampai standar operasinoal pencarian (pukul 19.00 WIB) namun korban tidak ditemukan," kata Wali Kota Pariaman Genius Umar saat memimpin pencarian nelayan hilang di Pariaman, Selasa.

Ia mengatakan hari ini tim gabungan yang terdiri dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat, serta nelayan kembali mencari korban dan akan dilanjutkan hingga ditemukan atau sore nanti.

Korban tersebut melaut bersama adiknya namun sakit sehingga jatuh ke laut dan tidak ditemukan hingga sekarang.

"Sekarang kami sedang mencari tahu apakah korban masuk ke dalam asuransi nelayan atau tidak," katanya.

Ia meminta agar nelayan di daerah itu ke depan menggunakan pelampung guna meminimalisir dampak ketika terjadi kecelakaan saat melaut.

"Sebenarnya Pemerintah Kota Pariaman dan Provinsi Sumbar sudah memberikan pelampung, tapi nelayan tidak memakainya," ujarnya.

Namun, menurutnya karena budaya melaut nelayan setempat yang tidak biasa menggunakan pelampung maka pelampung yang diberikan tidak digunakan saat melaut.

Ia menyampaikan pihaknya kembali meminta nelayan di daerah itu untuk menggunakan pelampung serta ikut serta asuransi nelayan.

Pihaknya mencatat peristiwa nelayan hilang tersebut merupakan yang pertama di tahun ini dan diharapkan korban dapat kembali ditemukan. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar