Kisah nelayan di Pasaman Barat, bukan ikan yang dibawa pulang tapi nyawa melayang

id nelayan meninggal dunia,nelayan pasaman barat,muaro sasak

Kisah nelayan di Pasaman Barat, bukan ikan yang dibawa pulang tapi nyawa melayang

Seorang nelayan Sasak Kabupaten Pasaman Barat Syamsul Bahri alias Patai (44) ditemukan meninggal dunia setelah hilang saat mencari ikan, Kamis (27/8). (ANTARA/Altas Maulana)

Simpang Empat (ANTARA) - Seorang nelayan Sasak Ranah Pasisie Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) Syamsul Bahri (44) alias Patai meninggal dunia saat pergi melaut di Muaro Sasak, Kamis (27/8).

"Benar, korban hilang ketika pergi menangkap ikan di Pantai Sasak Jorong Muaro sekitar pukul 08.00 WIB," kata Kepala Polsek Pasaman AKP Lija Nesmon di Simpang Empat, Kamis.

Ia mengatakan informasi yang diperoleh korban pergi melaut mencari ikan bersama anaknya Wedi (25) menggunakan perahu long tail pada Kamis (27/8) sekitar pukul 06.00 WIB.

Saat itu sekitar pukul 08.00 WIB anaknya Wedi melihat korban sudah tidak ada di perahunya. Kemudian Wedi menghubungi warga untuk mencari di Muaro Sasak.

Sekitar pukul 10.00 WIB, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Muaro Sasak yang tidak jauh dari tempat korban mencari ikan.

"Korban dibawa ke Puskesmas Sasak oleh masyarakat yang dibantu oleh Kapolpos Sasak dan Babinkamtibmas Sasak untuk memastikan kondisi korban," ujarnya.

Sementara itu Camat Sasak Ranah Pasisien Bona Fatwa membenarkan ada seorang nelayan yang hilang saat melaut.

"Setelah dibawa ke Puskesmas saat ini korban sudah dibawa ke rumah duka oleh pihak keluarga untuk segera dimakamkan," katanya.

Ia mengimbau kepada nelayan agar tetap meningkatkan kewaspadaan saat pergi melaut karena cuaca saat ini kurang bersahabat.

"Mudah-mudahan keluarga korban dapat tabah menghadapi cobaan ini," harapnya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar