Sejak pandemi COVID-19, ketersediaan darah di UTD PMI Padang menipis

id berita padang,berita sumbar,darah,pmi

Sejak pandemi COVID-19, ketersediaan darah di UTD PMI Padang menipis

Kepala UTD PMI Kota Padang Widyarman. (AntaraSumbar/Laila Syafarud)

Namun sejak pandemi COVID-19 ini, ketersediaan kantong darah mulai menipis karena berkurangnya kegiatan donor darah,
Padang (ANTARA) - Sejak pandemi COVID-19 Ketersediaan darah di Unit Tranfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Padang, Sumatera Barat menipis.

Kepala UTD PMI Kota Padang, Widyarman di Padang, Rabu, mengatakan kebutuhan darah dalam sehari mencapai 150 kantong.

"Namun sejak pandemi COVID-19 ini, ketersediaan kantong darah mulai menipis karena berkurangnya kegiatan donor darah," tambah dia.

Ia menyebutkan biasanya sebelum pandemi COVID-19, PMI Kota Padang selalu mengadakan kegiatan donor darah melalui kampus, perkantoran, dan beberapa di instansi lainnya. Sehingga ketersediaan darah tidak berkurang.

"Namun sejak pandemi mahasiswa belajar dari rumah secara daring, sehingga kampus sepi dan begitu pula beberapa instansi lainnya yang bekerja dari rumah," jelas dia.

Ia mengimbau supaya masyarakat Kota Padang tetap melakukan kegiatan donor darah kendati di tengah pandemi COVID-19 dengan cara datang ke kantor UTD PMI Kota Padang yang beralamat di Sawahan Padang.

"Kami juga berupaya beritahukan kepada pendonor yang terdaftar di kantor PMI Padang melalui SMS, grup WhatsApp, agar mereka tetap berdonor darah," ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan donor darah dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19 yaitu melakukan pengecekan suhu tubuh, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.

Di samping itu, Humas UTD PMI Kota Padang, Iqrah Buana menyebutkan biasanya sebelum pendemi COVID-19 darah yang terkumpul paling sedikit mencapai 800 kantong per hari. Namun saat pandemi hanya 80 kantong darah per hari.

"Akan tetapi, setelah dilakukan imbauan ke masyarakat sekarang mulai meningkat per harinya paling banyak mencapai 300 kantong darah. Namun masih belum mencukupi," tambah dia.

Sehingga untuk memenuhinya UTD PMI Kota Padang melakukan donor darah pengganti, maksudnya ialah sang pendonor melakukan donor darah secara sukarela ke orang tertentu seperti keluarga dekat.

"Biasanya kami tidak pernah melakukan hal itu. Namun karena ketersediaan darah menipis maka terpaksa dilakukan," kata dia.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar