Pencari kerja dari Pariaman meningkat 100 persen pada 2020

id berita pariaman,berita sumbar,tenaga kerja

Pencari kerja dari Pariaman meningkat 100 persen pada 2020

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kota Pariaman, Alfian Harun. (Antarasumbar/Aadiaat M.S.)

Angka tersebut berdasarkan kartu AK1 yang dikeluarkan dinas,
Pariaman (ANTARA) - Pencari kerja dari Kota Pariaman, Sumatera Barat hingga 5 Agustus 2020 telah mencapai 600 orang yang angka tersebut naik sekitar 100 persen dari tahun sebelumnya untuk periode yang sama yaitu sekitar 300 orang.

"Angka tersebut berdasarkan kartu AK1 yang dikeluarkan dinas," kata Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kota Pariaman, Alfian Harun di Pariaman, Jumat.

Ia menambahkan peningkatan tersebut bukan karena pandemi COVID-19 namun justru karena adanya kesempatan kerja dari sejumlah perusahaan, salah satunya di bidang perbankan.

"Pandemi COVID-19 tidak begitu berpengaruh pada tenaga kerja di Pariaman karena disini tidak ada perusahaan besar," ujarnya.

Ia menyampaikan di daerah itu hanya terdapat industri kecil menengah yang dapat beroperasi pada masa pandemi COVID-19 dengan membuat jadwal kerja bagi karyawan saat produksi.

Ia mengemukakan pencari kerja tersebut sebagian besar merupakan tamatan sarjana dan ada yang masih kuliah dengan menggunakan ijazah SMA yang dimiliki untuk mendaftar pekerjaan.

Pencari kerja tersebut terdaftar melalui aplikasi nasional dan persyaratan yang diminta dalam pengurusannya tidak begitu sulit.

Namun, lanjutnya selama ini pihaknya tidak bisa memastikan warga Pariaman yang mengurus kartu tanda pencari kerja tersebut sudah mendapatkan pekerjaan atau belum karena mereka tidak melaporkan diri kepada dinas terkait.

"Mungkin mereka sudah sibuk dengan aktivitas sehari-hari sehingga lupa atau mungkin juga karena kesadaran masih rendah," ujarnya.

Padahal, lanjutnya pada saat pengurusan kartu tanda pencari kerja warga tersebut diminta untuk melaporkan dimana dirinya bekerja sehingga pihaknya dapat mengetahuinya.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar