Sempat ditarik karena pandemi, akhirnya Solok Selatan peroleh bantuan perumahan Rp8,19 miliar

id Abdul Rahman,bantuan perumahan,berita sumbar,sumbar terkini,solok selatan,solok selatan terkini

Sempat ditarik karena pandemi, akhirnya Solok Selatan peroleh bantuan perumahan Rp8,19 miliar

Pelaksana tugas Bupati Solok Selatan Abdul Rahman. (ANTARA/Erik IA)

Padang Aro, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat akhirnya mendapatkan bantuan perumahan sebesar Rp8,19 miliar pada tahun ini setelah sebelumnya sempat ditarik karena pandemi COVID-19.

Pelaksana tugas Bupati Solok Selatan Abdul Rahman di Padang Aro, Kamis, mengatakan bantuan perumahan tersebut diberikan melalui Program penyediaan perumahan baru melalui DAK sebesar Rp3,6 miliar dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Rp4,5 miliar.

"Bantuan perumahan senilai Rp8,19 miliar terdiri dari pembangunan baru sebanyak 100 unit melalui DAK senilai Rp3,6 miliar dan peningkatan kualitas rumah 258 unit senilai Rp4,5 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat," ujarnya.

Selain itu ia juga baru menandantangani pengusulan bantuan rumah susun khusus pondok pesantren serta usulan bantuan rehab rumah sebanyak 1.176 untuk tahun 2021.

Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman Dinas Perumkim dan LH Solok Selatan Alvino Sendra menjelaskan, untuk bantuan pembangunan baru sebanyak 100 unit diberikan masing-masing sebesar Rp35 juta setiap rumahnya.

Untuk pembangunan baru disebar di lima Nagari yaitu Lubuk Gadang, Alam Pauh Duo, Pakan Rabaa Tangah, Talunan Maju, Dusun Tangah dan masing-masing Nagari mendapat jatah 20 unit.

Sedangkan untuk peningkatan kualitas rumah untuk 258 unit melalui BSPS masing-masing rumah mendapatkan bantuan Rp17,5 juta dari APBN murni, yang diberikan kepada sembilan nagari di empat Kecamatan.

"Bantuan BSPS sekarang sudah masuk tahap verifikasi dilapangan oleh petugas," katanya.

Bantuan melalui BSPS anggarannya bersumber dari APBN murni untuk 48 unit dan 210 melalui pinjaman luar negeri dan dikelola oleh Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) penyediaan perumahan swadaya Sumbar.

Untuk penerima BSPS yaitu masyarakat berpenghasilan rendah, berkeluarga, mempunyai ahli waris, memiliki legalitas tanah, serta memiliki rumah yang dalam kondisi butuh perbaikan.

Selain itu Solok Selatan juga ada peluang mendapat bantuan perumahan 300 unit lagi sebab pembangunannya lancar. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar