Pasien positif COVID-19 di Kabupaten Solok bertambah lagi satu orang

id berita solok,berita sumbar,positif covid,puskesmas,sulik aia

Pasien positif COVID-19 di Kabupaten Solok bertambah lagi satu orang

Juru Bicara COVID- 19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam di Arosuka, Senin. (antarasumbar/Istimewa)

Pasien DY rencananya ke Sulit Air karena ingin berobat kampung karena memiliki riwayat Diabetes,
Kabupaten Solok (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, Sumatera Barat menyatakan adanya satu lagi warganya terkonfirmasi positif COVID-19 yaitu DY (64) warga Nagari Sulik Air, Kecamatan X Koto Diatas yang hasilnya keluar pada Kamis (9/7).

"Dengan bertambahnya satu pasien yang dinyatakan positif terpapar COVID-19. hingga saat ini sudah 10 orang warga Kabupaten Solok yang terpapar," kata Juru Bicara COVID- 19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam di Arosuka, Senin.

Ia menyebutkan untuk pasien DY merupakan perantau asal Sulik Air yang bekerja di Palembang.

Syofiar menyebutkan kronologinya, pada Jumat (3/7), pasien DY yang bekerja wiraswasta pulang sendirian ke Nagari Sulit Air dari Kota Palembang menggunakan bus. Sesampai di Nagari Singkarak, DY naik ojek menuju Nagari Sulit Air.

Pasien DY rencananya ke Sulit Air karena ingin berobat kampung karena memiliki riwayat Diabetes, dan pernah pingsan mendadak di masjid Palembang. Juga pernah berobat ke Poli Syaraf RS Bunda Palembang.

Pada Sabtu (4/7) datang keluarga DY dari Jakarta dan berkontak dengan pasien DY. Kemudian pada Senin (6/7), DY pergi berobat ke poli umum Puskesmas Sulit Air.

Lalu pada Minggu (8/7) malam, pasien kembali datang ke IGD Puskesmas Sulit Air dan dilakukan rujukan ke RSUD M.Natsir. Kemudian pada Senin (9/7) sekitar pukul 13.30 WIB, hasil tes usap PDP DY menunjukan hasil Positif.

Lalu petugas Puskesmas Sulit air melakukan tracing kontak erat terhadap pasien positif COVID-19, DY dan pengambilan tes usap pada kontak erat pasien tersebut.

Menurutnya, hingga saat ini untuk langkah antisipasi penyebaran virus corona, terhadap warga telah dilakukan tes cepat terhadap 71 orang dan tes usap sebanyak 1.162 orang.

Peningkatan jumlah pemeriksaan tes usap terjadi karena adanya Program pool tes. Melalui program ini dilakukan pemeriksaan secara kelompok, dimana sampel individu digabung menjadi satu kelompok atau pool.

"Dari hasil pool test terlihat hasil 773 sampel telah diambil untuk di periksa. Hasil sampel pool test telah masuk ke Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand Padang dan telah keluar hasilnya sebanyak 105 orang dengan hasil negatif," ujarnya.

Pihaknya pun mengimbau perantau yang ingin pulang kampung ke Kabupaten Solok hendaknya melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu, tes cepat dan tes usap jika memungkinkan sehingga menekan penyebaran COVID-19.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar