Kronologi tenggelamnya warga Bukittinggi di pemandian Agam, ini kronologinya

id tenggelam,warga bukittinggi tenggelam,berita agam

Kronologi tenggelamnya warga Bukittinggi di pemandian Agam, ini kronologinya

Ilustrasi tenggelam (ANTARANews)

​​​​​​​Lubukbasung, (ANTARA) - Salah seorang warga Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Farhan (18) tenggelam saat mandi di Lubuk Antijam, Jorong Talago, Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Jumat (3/7) sekitar pukul16.45 WIB.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Muhammad Lutfi Ar di Lubukbasung, Jumat mengatakan korban ditemukan warga dalam kondisi meninggal pada pukul 18.15 WIB.

"Jasad korban mengapung tidak jauh dari lokasi tenggelam dan warga langsung melakukan evakuasi jasad korban," katanya.

Ia mengatakan, jasad korban sudah dibawa ke Masjid Raya Talago dan telah diserahkan ke pihak keluarga. Saat ini jasad korban telah dibawa ke rumah duka di Jalan Pendidikan Tarok, Kota Bukittinggi.

Ia menceritakan, korban beserta lima orang temannya pergi mandi dari Kota Bukittinggi ke Lubuak Antijam dengan jarak sekitar 40 kilometer.

Mereka berangkat dari Bukittinggi pada pukul 14.15 WIB dan sampai di pemandian pukul 16.45 WIB.

Kemudian korban mandi dan langsung terbenam. Teman-teman korban mencoba untuk mencari, namun korban tidak kunjung ditemukan sehingga melaporkan kejadian itu kepada warga sekitar.

"Dari keterangan temannya, korban tidak pandai berenang," katanya.

Lutfi mengimbau warga yang tidak bisa berenang untuk tidak mandi di lokasi pemandian dan pantai, agar tidak menjadi korban. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar