Rabu malam jajaran Polres Agam tangkap pemuda bawa daun ganja, kasus narkoba ke 20

id polres agam,penyalahgunaan narkoba,bahaya narkoba

Rabu malam jajaran Polres Agam tangkap pemuda bawa daun ganja, kasus narkoba ke 20

Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Agam sedang melakukan penggeledahan barang bawaan tersangka, Rabu (1/7) malam. (ANTARA/HO-Polres Agam)

​​​​​​​Lubukbasung, (ANTARA) - Kepolisian Resor Agam, Sumatera Barat menangkap TR (25) warga Pandakian Jorong Sikabu, Nagari Kampung Tangah, Kecamatan Lubukbasung sedang membawa narkotika golongan satu jenis daun ganja tidak jauh dari rumahnya, Rabu (1/7) sekitar pukul 22.10 WIB.

Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan melalui Kasat Resnarkoba Polres Agam Iptu Awal Rama di Lubukbasung, Kamis, mengatakan dari penangkapan itu Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Agam berhasil mengamankan satu paket daun ganja, telepon genggam satu unit dan lainnya.

"Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Agam untuk proses selanjutnya," katanya.

Penangkapan tersangka berawal dari laporan masyarakat setempat dan tim langsung menuju Pandakian Jorong Sikabu, Nagari Kampung Tangah, Kecamatan Lubukbasung.

Sesampai di lokasi, tambahnya, tim melihat pemuda itu sedang berjalan kaki yang tangan kiri tersangka sedang memegang satu buah bungkusan.

Setelah itu tim langsung melakukan penangkapan dari arah belakang dan mengamankan barang yang dipegang pelaku.

Kemudian barang yang dipegang oleh tersangka jatuh ke tanah dekat tempat berdiri.

"Tersangka diamankan dan kemudian tim menyuruhnya untuk mengambil barang tersebut. Tersangka mengakui isi barang itu merupakan daun ganja miliknya," katanya.

Tersangka diancam Pasal 111 ayat (1) juncto Pasal 114 ayat (1) Undang - undang No. 35 tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkotika dengan ancaman hukuman kurungan lebih dari 9 tahun penjara.

Ia mengakui, ini merupakan kasus penyalahgunaan narkotika ke 20 hingga awal Juli 2020, sementara tahun sebelumnya 37 kasus.

Pihaknya akan mengungkap seluruh kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah Polres itu, karena kasus sangat tinggi di daerah itu.

"Kami mohon dukungan seluruh masyarakat untuk melaporkan penyalahgunaan narkotika di daerah mereka, karena tanpa bantuan kami kesulitan untuk megungkapnya," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar