Dua rumah papan di Payakumbuh terbakar, lima unit Damkar dikerahkan

id kebakaran,payakumbuh

Dua rumah papan di Payakumbuh terbakar, lima unit Damkar dikerahkan

Kasatpol PP Payakumbuh Devitra bersama masyarakat melihat kondisi dua rumah di Kelurahan Padang Tangah, RT 05 RW 01 Balai Nan Duo, Kecamatan Payakumbuh Barat pascakebakaran. (ANTARA/Akmal Saputra)

​​​​​​​Payakumbuh (ANTARA) - Dua rumah yang diisi tiga kepala keluarga di Kelurahan Padang Tangah, RT 05 RW 01 Balai Nan Duo, Kecamatan Payakumbuh Barat pada pukul 03.25 WIB.

Kasatpol PP dan Damkar Kota Payakumbuh Devitra di Payakumbuh, Selasa, mengatakan untuk memadamkan api, pihaknya menurunkan dua unit kendaraan dan dibantu tiga kendaraan dari Kabupaten Limapuluh Kota.

"Hingga kini belum diketahui penyebab kebakaran ini karena menurut info warga saat awal kebakaran lampu tetap hidup dan tidak mati," katanya didampingi Kabid Damkar Budi Kurniawan.

Untuk itu, Devitra mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hari dan menghindari potensi adanya kebakaran dan segera laporkan kepada kami melalui nomor telepon (0752) 92913 apabila terjadi kebakaran.

Salah seorang penghuni rumah Era Yanti (40) mengatakan kobaran api dengan cepat menghanguskan rumah yang dihuni dua KK dan terdiri dari sebanyak enam orang.

"Kejadian sekitar pukul 03.25 WIB saat anak saya Suci (23) ke sumur. Ia melihat kobaran api di atas atap rumah dan segera melaporkan kepada suaminya. Tapi api tersebut dengan cepat menyambar dan membakar bagian belakang rumah," ujarnya.

Ia mengatakan api yang menjalar membuat kompor gas meledak di dapur. Namun beruntung penghuni rumah bergegas menyelamatkan diri dari kobaran api.

"Selain menyelamatkan diri dan dua unit motor di masing-masing rumah berhasil diselamatkan. Sedangkan barang-barang yang lain, habis terbakar dan tidak bisa diselamatkan," sebutnya

Ia menyebutkan selain dirinya, beberapa penghuni rumah lainnya yaitu Nel Nazmi (67) yang merupakan pemilik rumah dan ibunya. Kemudian Eka Putra (24), Suci (23), Ibnu Rasyil (15) dan Aqila Eka Sari (2,5).

"Dalam kejadian ini kami juga bersyukur karena tidak ada korban jiwa. Sebab ada cucu Saya yang tertidur pulas di atas kasur dan beruntung segera diselamatkan oleh ibunya Suci," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar