Ketua DPRD yakin sektor pertanian dapat membangkitkan kembali ekonomi di Sumbar

id dprd sumbar,pandemi covid-19,pertumbuhan ekonomi sumbar,pertanian sumbar

Ketua DPRD yakin sektor pertanian dapat membangkitkan kembali ekonomi di Sumbar

Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Supardi. (ANTARA/Akmal Saputra)

​​​​​​​Payakumbuh (ANTARA) - Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Supardi menyebutkan bahwa sektor pertanian akan dapat membangkitkan atau memulihkan kembali ekonomi di wilayah tersebut di era normal baru.

Supardi di Payakumbuh, Selasa mengatakan selama ini sektor pertanian merupakan salah satu andalan Sumatera Barat dalam menopang angka pertumbuhan ekonomi.

Menurutnya angka pertumbuhan ekonomi di Sumbar yang sebelumnya mencapai 5,05 persen dan akan jauh menurun karena pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang melanda dalam beberapa bulan terakhir.

"Angka pertumbuhan ekonomi di Sumbar sebelumnya itu mencapai lima persen, salah satu penyumbang terbesarnya itu dari sektor pertanian. Ini akan turun, karena itu kemandirian dari sisi ekonomi memang harus mulai dipikirkan," katanya.

Mengingat itu, pihaknya melakukan reses atau kunjungan kerja dengan bertemu dengan pihak-pihak yang terlibat di sektor pertanian. Salah satunya melakukan diskusi dengan penyuluh pertanian lapangan (PPL) di Kota Payakumbuh dan beberapa di Kabupaten Limapuluh Kota.

"Karena itulah dibutuhkan kebijakan untuk dapat pemulihan ekonomi ini. Sebab seluruh sendi-sendi kehidupan hancur, tidak hanya kesehatan, tapi juga ekonomi," ujarnya.

Salah satunya melakukan pendampingan dan intervensi kepada petani-petani yang ada di Sumbar.

"Kenyataannya itu, pada saat krisis moneter yang paling tidak terdampak dan masih bertahan adalah sektor pertanian. Tidak separah sektor lain seperti perdagangan dan jasa lainnya," sebutnya.

Ia mengatakan pihaknya akan mengusahakan anggaran untuk sektor pertanian tidak akan di refocusing atau dikurangi pada saat pembahasan di perubahan anggaran 2020.

"Karena COVID-19 anggaran di seluruh OPD memang ada yang dipindahkan untuk penanganan. Kami berharap di anggaran yang tersisa di OPD tidak ada lagi yang dikurangi," ujarnya.

Bahkan, pihaknya telah meminta langsung kepada Gubernur Sumbar Irwan Prayitno untuk tidak lagi melakukan refocusing.

"Kami akan mengusahakan pembahasan perubahan anggaran akan dipercepat. Di sana akan fokus untuk membahas program untuk pemulihan ekonomi," kata dia.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar