Tes usap, Wako dan 88 warga Padang Panjang dinyatakan negatif COVID-19

id Padang Panjang

Tes usap, Wako dan 88 warga Padang Panjang dinyatakan negatif COVID-19

Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran . (ANTARA/HO-Diskominfo Padang Panjang)

Padang Panjang (ANTARA) - Wali Kota Padang Panjang FadlyAmrandan 88 orang warga setempat dinyatakan negatif COVID-19 setelah menjalani tes usap pada Kamis (25/6)

"Jumlah tersebut adalah hasil penelusuran kontak dari pasien positif sebelumnya yang dilakukan Kamis(25/6), semuanya negatif," kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Padang Panjang Ampera Salim di Padang Panjang, Minggu.

Dalam 89 warga tersebut, termasuk di dalamnya Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran dan Sekretaris Daerah setempat Sonny Budaya Putra yang pernah kontak dengan salah satu pasien positif.

Hingga saat ini kasus COVID-19 di Padang Panjang berjumlah 29 kasus dengan rincian 25 sudah dinyatakan sembuh dan empat orang menjalani perawatan dan isolasi di RSUD setempat.

Padang Panjang sebelumnya sejak 21 Mei 2020 sudah tidak terdapat kasus positif namun pada 23 Juni 2020 pemerintah setempat mengumumkan dua kasus baru menimpa mantan wakil wali kota M yang berprofesi sebagai dokter beserta istri.

Selanjutnya pada Jumat(26/6) kembali diumumkan tambahan kasus hasil penelusuran kontak dari dua pasien tersebut yaitu menimpa dua asisten klinik mantan wakil wali kota.

"Sekarang masih ada pemeriksaan tes usap yang kami tunggu hasilnya, semoga tidak ada lagi yang hasilnya positif,' ujarnya.

Ia mengingatkan masyarakat bahwa risiko penularan virus masih dapat terjadi sehingga warga diminta agar selalu mematuhi protokol kesehatan ketika berada di luar rumah dan saat kembali ke rumah usai aktivitas di luar.

"Selalu pakai masker ketika keluar rumah dan jaga kebersihan serta pastikan kebersihan diri sebelum interaksi kembali dengan anggota keluarga usai aktivitas di luar," katanya.

Pewarta :
Editor: Mario Sofia Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar