BPS Padang Panjang canangkan zona integritas menuju WBK dan WWBM

id bps padang panjang

BPS Padang Panjang canangkan zona integritas menuju WBK dan WWBM

Pencanangan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM) di BPS Padang Panjang. (ANTARA/HO-Diskominfo Padang Panjang)

Padang Panjang, (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Padang Panjang, Sumatera Barat melakukan pencanangan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM), Rabu.

Kepala BPS Kota Padang Panjang Arius Jonnaidi di Padang Panjang mengatakan pencanangan zona integritas menuju WBK dan WWBM bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja dan pelayanan yang dilakukan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam bentuk video konferensi bersama BPS Sumbar, BPS kota dan kabupaten di Sumbar dan pencanangan dilakukan oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

"Kami harap pencanangan ini akan memberi pengaruh positif dalam kinerja kami untuk mewujudkan visi BPS sebagai penyedia data statistik terpercaya untuk semua," katanya.

Ia mengajak masyarakat mulai dari unsur pemerintah daerah, akademisi, pengamat dan lainnya ikut memberikan dukungan sehingga dapat berdaya guna untuk kebutuhan perencanaan dan evaluasi daerah serta mewujudkan tatanan zonasi yang berintegritas dan berkinerja unggul.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkot Padang Panjang Syahdanur dalam kesempatan itu memberikan apresiasi kepada BPS Padang Panjang atas pelayanan yang memudahkan masyarakat terutama dalam pelaksanaan sensus penduduk dalam jaringan.

Berkat pelayanan yang diberikan, BPS Padang Panjang meraih peringkat pertama di Sumbar dalam pelaksanaan sensus penduduk daring dengan pendataan mencapai 41 persen.

"Pencanangan ini semoga memberi semangat untuk bekerja lebih baik lagi. Pencanangan pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM sebelumnya telah dilakukan oleh BPS hanya saja melalui pencanangan kali ini akan ada lebih lagi peningkatannya," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar