Nyaris bangkrut, pengusaha rental mobil berharap perusahaan pembiayaan beri kelonggaran cicilan kendaraan

id pengusaha sewa mobil, berita padang, berita sumbar

Nyaris bangkrut, pengusaha rental mobil berharap perusahaan pembiayaan beri kelonggaran cicilan kendaraan

Sejumlah pengusaha rental mobil di Padang mengandangkan kendaraan sejak pandemi COVID-19 karena tidak ada penyewa. (Antara/Istimewa)

Padang, (ANTARA) - Sejumlah pengusaha rental mobil di Padang berharap perusahaan pembiayaan memberikan kelonggaran pembayaran cicilan kendaraan mengingat sejak pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) usaha sewa kendaraan mengalami penurunan permintaan hingga 100 persen.

"Sudah hampir tiga bulan kami tidak beroperasi karena tak ada penyewa, bahkan ada usaha peminjaman mobil yang terancam bangkrut," kata salah seorang pemilik usaha sewa kendaraan Orion Holiday Fordismen di Padang, Senin.

Menurut dia sejak pemerintah menetapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mobil yang biasa digunakan oleh pelanggan lebih banyak berada di garasi.

"Apalagi saat PSBB ada anjuran agar orang lebih banyak melakukan kegiatan di dalam rumah, ya udah pasti kita nggak ada konsumen," kata dia.

Fordismen yang memiliki 12 unit kendaraan terdiri atas bus pariwisata seat 48 hingga yang medium seat 29 mengaku mengalami kerugian Rp15 hingga Rp20 juta per harinya semenjak diberlakukan PSBB.

Senada dengan itu Direktur PT Cahaya Wisata Andalas Budiman, yang juga ketua Padang Comunity Rental, mengakui bisnis yang dikelolanya dari 2005 terancam bangkrut akibat pandemi corona an diperparah dengan aturan perusahaan pembiayaan yang yang tidak memihak kepada pengusaha rental.

PT Cahaya Wisata Andalas memiliki unit unit lebih dari 10 kendaraan mulai berhenti beroperasi semenjak awal Maret 2020.

Sampai saat ini tidak satupun unit yang jalan, akibatnya seluruh sopir dan karyawannya dirumahkan akibat pandemiini, ujarnya.

Pandemik juga menyebabkan terdampaknya seluruh anggota Padang Comunity Rental salah satu organisasi yang menaungi pengusaha sewa kendaraan di Padang dengan jumlah anggota mencapai 100 orang lebih dan rata-rata jumlah unit yang dimiliki mencapai 200 kendaraan.

"Harapan kami kepada pihak pemerintah, tolong suarakan kepada pihak pembiayaan untuk bisa memberikan keringanan dan kelonggaran terhadap cicilan yang masih berjalan ini, kalau tidak ada keringanan maka seluruh unit yang ada terancam akan disita oleh pihak leasing, akibat tidak terbayarnya cicilan," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar