BNI berikan 2000 test swab gratis untuk masyarakat Sumatera Barat

id BNI, covid, swab, new normal, test, positif, negatif, corona

BNI berikan 2000 test swab gratis untuk masyarakat Sumatera Barat

Head Of Region BNI Regional Sumbar, Riau dan Kepri S Hidayat Safwan menyerahkan secara simbolis kepada Gubernur Irwan Prayitno program BNI berbagi 2000 swas test gratis. Turut disaksikan Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Irwan Prayitno dan wakil pimpinan BNI Iwan affandi. (Ist)

Padang (ANTARA) - Dalam program BNI Berbagi test swab ibarat sebuah pertempuran, kekuatan menekan pergerakkan lawan adalah dengan mendeteksi keberadaan musuh. Itulah pentingnya tes mendeteksi keberadaan Corona Virus Disease (Covid-19), terutama menggunakan Swab Test.

Atas dasar itulah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bekerjasama dengan jaringan Rumah Sakit Bunda menggelar swab test Covid-19 secara gratis untuk 30.000 peserta, dalam payung Program BNI Berbagi Swab Test.

Untuk masyarakat Sumatera Barat khususnya, BNI memberikan 2000 test Swab Gratis. Langkah ini menjadi bagian dari program mewujudkan BUMN yang terbebas dari Virus Corona, #CovidsafeBUMN.

"Ini langkah kami untuk membantu percepatan deteksi pasien yang terpapar virus Covid-19. Dengan dukungan Rumah Sakit Bunda, kami laksanakan bantuan swab test ini secara gratis bagi masyarakat, terutama para pelaku UKM produktif, di beberapa kota yang ada di Sumatera Barat khususnya Kota Padang dan Bukittinggi," ujar Head Of Region BNI Wilayah Sumbar Riau Kepri dan Sungai Penuh S Hidayat Safwan saat membuka Program BNI Berbagi 2000 Swab Test untuk masyarakat Sumatera Barat bertempat di Lapangan Ajenrem 032/Wirabraja, Padang, Minggu.

Pada kesempatan tersebut hadir Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dan Hj Nevi Zuriana Anggota Komisi VI DPR RI, komisi yang membawahi BUMN Indonesia.
Head Of Region BNI Regional Sumbar, Riau dan Kepri S Hidayat Safwan menyerahkan secara simbolis kepada Gubernur Irwan Prayitno program BNI berbagi 2000 swas test gratis. (Ist)
Gubernur Sumatera Barat dalam hal ini mengucapkan terima kasih kepada BNI, kerena telah memberikan kesempatan kepada masyarakat Sumatera Barat, untuk mendapatkan fasilitas test swab gratis sebagai bentuk pencegahan virus Covid-19.

Ia berharap semoga dengan adanya test swab ini bisa menekan angka penyebaran dari wabah corona virus ini.

Pada kesempatan ini Gubernur Sumatera Barat juga menjelaskan sedikit terkait dengan era "New Nomal" yang disebut tatanan baru.

"Kita di Sumbar kecuali Bukittinggi besok tanggal 1 Juni 2020 keluar dari PSBB, mulai masuk ke era New Normal dan selebihnya 18 Kota Kabupaten lainnya, kemungkinan pada 8 Juni, karna nantik ada persyaratan yang harus dipenuhi sesuai dengan kajian epidemiologi RT nya harus kurang satu, sehingga kita bisa untuk new normal dengan 18 Kabupaten Kota" ucapnya.
Head Of Region BNI Regional Sumbar, Riau dan Kepri S Hidayat Safwan menyerahkan secara simbolis kepada Gubernur Irwan Prayitno program BNI berbagi 2000 swas test gratis. (Ist)
Selanjut Gubernur mengatakan akan membukakan empat tempat wisata kota Bukittinggi diantaranya, Panorama, Ngarai, Jam Gadang, Benteng dan Kebun Binatang 4 ini akan dibuka pada tanggal 1 Juni 2020.

Diikuti dengan perdagangan restoran, hotel secara bertahap, karena masih perlu beberapa SOP dan persiapan untuk para pekerjanya, karena mesti harus di swab semua agar dapat diketahui pasti bahawa mereka negatif dan juga positifnya.

Kemudian rumah Ibadah di Bukittinggi sudah dibuka semua dengan kisaran 26 mesjid termasuk Mushola dibukak semua dan mengikut protokol Covid dengan jaga jarak dalam pelaksanaan sholat berjemaah lalu bawa sejadah sendiri, pakai masker, kemudian dari rumah sudah berwuduk datangpun hanya singkat singkat saja , shalat sunat di rumah ini mengurangi pertemuan.

Ketika ekonomi dan ibadah sudah jalan, kemudian sekolah baru akan mulai pada tanggal Juli tapi saya menyadarkan nantiharus dikaji lagi dengan epidemiologi, dipastikanguru-guru sudah diswab dan beberapa SOP sekolah.

Sebagai gambaran untuk Pendidikan Usia Dini (paud), taman kanak-kanak (TK), Kelas 1 dan 2 Sekolah Dasar (SD) di rumah saja.

SD kelas 3 tetap sekolah tetapi sistem shift satu kelas, misal 28 siswa dibagi 2, dan dua setengah jam untuk SD kemudian SMP, SMA selama tiga jam perharinya pershift.
Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Irwan Prayitno turut menyaksikan pembukaan program BNI Berbagi 2000 swab gratis. (Ist)
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar