ACT jalankan program bantu kaum ibu gerakkan ekonomi keluarga

id Act,umkm

ACT jalankan program bantu kaum ibu gerakkan ekonomi keluarga

Seorang warga Padang, Syaftimar penerima manfaat program Sahabat UMI yang dijalankan ACT. (ANTARA SUMBAR/ist)

Padang (ANTARA) - Lembaga bidang kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap menjalankan program Sahabat Usaha Mikro (Sahabat UMI) yang bertujuan membantu para ibu dalam menjalankan usaha mikro agar kebutuhan keluarganya tetap terpenuhi.

Kepala Cabang ACT Padang Zeng Wellf di Padang, Minggu, mengatakan Sahabat UMI merupakah sedekah modal kerja yang diberikan untuk para ibu pemilik usaha rumahan atau pedagang keliling yang terdampak pandemi COVID-19.

"Tidak sedikit pelaku usaha yang terlilit hutang hingga terpaksa gulung tikar karena wabah COVID-19. Sedekah warga melalui program Sahabat UMI ini akan membantu para ibu yang merasakan kesulitan akibat wabah," katanya.

ACT, ujarnya telah menentukan kriteria warga yang akan menerima manfaat program tersebut sehingga sedekah dari para donatur tersalurkan secara tepat sasaran.

Penerima manfaat program Sahabat UMI adalah para ibu yang memiliki sekaligus penggerak usaha skala rumahan atau pedagang keliling dengan modal di bawah Rp1 juta, berasal dari keluarga prasejahtera, produk siap jual, tidak mensyaratkan agunan fisik atau lainnya dan tidak dalam proses pengajuan modal pada pihak ke tiga.

"Yang penting pula bantuan yang diterima nanti tidak digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi, artinya betul-betul digunakan untuk mengembangkan usaha yang dijalankan," katanya.

Lembaga tersebut membuka penyaluran donasi untuk mendukung usaha para ibu melaluihttps://padang.indonesiadermawan.id/SahabatUMIdan melalui rekening Bank Mandiri 127 000 77 21242 atas nama Aksi Cepat Tanggap.

Program Sahabat UMI, terangnya telah berjalan dan salah satu penerimanya di Kecamatan Koto Tangah, Padang adalah Syaftimar yang berdagang ikan palai bada untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga dan menafkahi cucunya yang sudah yatim.

Sebelum wabah COVID-19, dia dapat berjualan secara berkeliling namun sejak wabah dia hanya dapat berdagang di rumah sehingga penurunan pendapatan jelas dirasakan.

"Sedekah yang beliau terima akan dimanfaatkan untuk peralatan memasak agar kualitas produknya lebih baik lagi. Beliau adalah satu dari banyak kaum ibu pelaku usaha yang merasakan dampak wabah dan perlu kita perhatikan bersama-sama," ujarnya.***1***

Pewarta :
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar