2.916 warga binaan di Sumbar terima Remisi Idul Fitri, empat langsung bebas

id remisi lebaran, berita padang, berita sumbar

2.916 warga binaan di Sumbar terima Remisi Idul Fitri, empat langsung bebas

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumbar Budi Situngkir, saat memberi pengarahan kepada narapidana penerima asimilasi pada April lalu. (Antara/Fathul Abdi)

Padang, (ANTARA) - Sebanyak 2.916 warga binaan di Sumatera Barat (Sumbar) menerima pemotongan masa hukuman (remisi) khusus Idul Fitri 2020.

"Jumlah penerima remisi di Sumbar yang disetujui oleh Kementerian sebanyak 2.916 orang, dan itu sudah diserahkan di Lapas atau Rutan masing-masing pada hari ini," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumbar Budi Situngkir, di Padang, Minggu.

Ia mengatakan penerima remisi tersebut tersebar di 23 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di provinsi setempat.

Berdasarkan data terakhir diketahui penerima remisi terbanyak berada di Lapas Padang sebanyak 594 orang, kemudian Lapas Bukittinggi 454 orang, Pariaman 293 orang, dan Solok 225 orang.

Masing-masing warga binaan mendapatkan pemotongan masa hukuman yang bervariasi, mulai dari 15 hari hingga dua bulan.

Empat dari narapidana tersebut langsung bebas usai menerima remisi (Remisi Khusus II).

Ia mengatakan tidak tertutup kemungkinan jumlah 2.916 akan bertambah, mengingat jika ada warga binaan yang baru diputus pengadilan setelah data penerima remisi dikirim ke Kementerian Hukum dan HAM.

"Jika baru diputus pengadilan namun sudah menjalani masa hukuman selama enam bulan, maka narapidana bersangkutan memenuhi bisa diusulkan sebagai penerima remisi," katanya.

Selain itu diketahui sebanyak 1.002 orang dari data penerima remisi tersebut merupakan narapidana kasus narkotika.

Namun pihaknya memastikan nama yang diusulkan itu telah memenuhi syarat sebagai penerima remisi dan disetujui oleh Kemenkumham RI.

Di antaranya adalah bekerjasama dengan penegak hukum (Justice Collaborator) bagi narapidana yang hukumannya di atas lima tahun, sesuai PP 99 tahun 2012.

Ia berharap remisi tersebut bisa menjadi motivasi bagi narapidana agar tetap berkelakuan baik selama menjalani sisa masa hukuman dan menjalani setiap program pembinaan yang ada.

"Jika mereka tetap berkelakuan baik dan aktif pada program-program di Lapas, maka akan diusulkan pada remisi berikutnya," katanya.

Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar