Setelah APD, PT BRM salurkan 400 paket sembako untuk warga Dharmasraya

id paket bahan pokok,PT BRM ,Dharmasraya,berita Dharmasraya,Dharmasraya terkini,berita sumbar,sumbar terkini

Setelah APD, PT BRM salurkan 400 paket sembako untuk warga Dharmasraya

Perwakilan PT BRM menyerahkan paket bahan pokok secara simbolis kepada Pemerintah Nagari Koto Nan Ampek Dibawuah, Kecamatan IX Koto, Rabu (20/4). (ANTARASUMBAR/Ilka Jensen)

Pulau Punjung, (ANTARA) - PT Bukit Raya Muhisda (BRM) yang bergerak disektor perkebunan akasia di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) menyalurkan 400 paket sembako untuk membatu warga yang kesulitan di tengah pendemik COVID-19.

"400 paket dibagikan bagi masyarakat yang berada di 11 desa (nagari) operasional PT BRM," kata Humas PT BRM Abdul Hadi di Pulau Punjung, Rabu (20/5).

Pihaknya berharap dengan bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat dalam menghadapi masa pandemik sekaligus menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

Menurut dia pandemik Corona menghantam perekonomian masyarakat saat ini. Sehingga pergerakan ekonomi melambat dan perlu langkah bersama dalam menyikapi hal tersebut.

Sebelumnya, kata dia PT BRM juga menyalurkan APD untuk tenaga medis yang bertugas di Dharmasraya sebagai garda terdepan dalam memerangi COVID-19.

"Beberapa hari yang lalu kita juga menyerahkan APD untuk petugas medis, hari ini menyalurkan paket sembako secara simbolis di Nagari Koto Nan IV Dibawuah, Kecamatan IX Koto," ungkap dia.

Menurut dia PT Bukit Raya Mudisha adalah satu-satunta perusahaan di Sumatera Barat yang bergerak di Bidang Hutan Tanaman Industri (HTI ).

Perusahaan tersebut memiliki wilayah operasional di tiga Kabupaten di Sumatera Barat, yaitu Dharmasraya, Solok Selatan, dan Sijunjung.

Ia menghimbau agar masyarakat senantiasa mematuhi imbauan pemerintah selama masa pandemik agar terhindar dari COVID-19.

"Kita berharap dan berdoa bersama semoga situasi pandemik ini segera berakhir dan dapat beraktivitas seperti biasa," tambah dia. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar