Puluhan warga Agam datangi kantor bupati pertanyakan bantuan COVID-19

id bantuan dampak covid-19,agam,covid-19

Puluhan warga Agam datangi kantor bupati pertanyakan bantuan COVID-19

Sekda Agam, Martias Wanto sedang berdiskusi dengan warga di aula kantor bupati, Rabu (20/5). (ANTARA/Yusrizal)

​​​​​​​Lubukbasung, (ANTARA) - Sekitar 25 warga Silareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat mendatangi kantor bupati setempat untuk menanyakan alasan mereka tidak mendapat bantuan COVID-19.

Salah seorang warga Silareh Aia, Ratna Juwita (38) di Lubukbasung, Rabu, mengatakan pihaknya ke kantor bupati untuk menanyakan kejelasan bantuan bagi warga terdampak COVID-19.

"Saat ini, saya belum menerima bantuan dari pemerintah kabupaten, provinsi dan pusat. Sedangkan saya juga terdampak corona karena usaha suami sudah macet sebagai perabot tidak ada," katanya.

Ia mengakui warga yang memiliki rumah yang bagus, mobil dan lahan kelapa sawit yang luas mendapatkan bantuan itu.

Selain itu, satu warga juga mendapatkan bantuan lebih dari satu jenis bantuan, stiker bantuan tidak dipasang dan lainnya.

Sementara warga lainnya, Rio Sandrigo (42) menambahkan pihaknya telah melaporkan temuan itu kepada wali jorong dan wali nagari.

"Temuan itu langsung saya laporkan, namun tidak ada tindak lanjut, sehingga kami mendatangi kantor bupati," katanya.

Sekretaris Daerah Agam, Martias Wanto mengatakan penerima bantuan itu merupakan warga yang terdampak COVID-19.

Bantuan itu telah disalurkan beberapa hari lalu kepada warga terdampak. Khusus penyaluran bantuan dari Kementerian Sosial sedang dalam proses penyaluran.

"Berkemungkinan warga yang tidak mendapatkan bantuan merupakan penerima bantuan Bansos," katanya.

Untuk warga yang tidak mendapatkan bantuan, akan didata oleh wali nagari dan akan diusulkan untuk mendapatkan bantuan dari dana desa. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar