Sejumlah pohon tumbang di Padang Pariaman akibat cuaca ekstrem

id pohon tumbang,padang pariaman,cuaca ekstrem

Sejumlah pohon tumbang di Padang Pariaman akibat cuaca ekstrem

Pohon tumbang menimpa sebuah rumah di Padang Pariaman, Sumbar. (Antara Sumbar/Istimewa)

Parit Malintang (ANTARA) - Sejumlah pohon di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat tumbang dan menimpa rumah warga akibat cuaca ekstrem yang terjadi pada Selasa malam (19/5) hingga Rabu pagi.

"Data sementara setidaknya ada lima pohon tumbang di Padang Pariaman," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Padang Pariaman Budi Mulya di Parit Malintang, Rabu.

Pohon tumbang terjadi dua kecamatan yaitu empat di Sungai Geringging dan satu di V Koto Kampung Dalam.

Pohon tumbang di empat lokasi di Sungai Geringging tersebut yaitu di Korong Sungai Geringging, Nagari Malai III Koto yang menimpa rumah warga, lalu di Korong Lambeh di nagari yang sama namun pohon menimpa badan jalan.

Selanjutnya pohon tumbang juga menimpa rumah di Korong Balai Satu, Nagari Kuranji Hulu dan Korong Koto Bangko, Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu.

Sedangkan pohon tumbang di Kecamatan V Koto Kampung Dalam terjadi di Korong Ajuang, Nagari Campago.

"Beruntung dalam peristiwa bencana itu tidak ada korban jiwa," katanya.

Pihaknya mencatat dari Januari hingga 19 Mei 2020 peristiwa bencana yang terjadi di daerah itu mencapai 133 kejadian dengan kerugian sekitar Rp861 juta.

"Sepanjang 2020 setidak ada satu warga meninggal dunia karena hanyut di sungai yaitu di Kecamatan Batang Anai," ujarnya.

Pihaknya mengimbau warga di daerah itu untuk meningkatkan kewaspadaan karena dalam beberapa hari terakhir daerah itu diterjang cuaca ekstrem.

Pada 2019 ada sekitar 200 peristiwa bencana yang terjadi di Padang Pariaman dengan kerugian mencapai Rp9,3 miliar.

Peristiwa bencana itu didominasi cuaca ekstrem mulai dari pohon tumbang, curah hujan tinggi, banjir, dan tanah longsor.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar